logo rilis
KPK Bantah Dirut Pertamina dan PLN Jadi Tersangka Baru Kasus PLTU Riau-1
Kontributor

08 September 2018, 15:06 WIB
KPK Bantah Dirut Pertamina dan PLN Jadi Tersangka Baru Kasus PLTU Riau-1
Ilustrasi Juru Bicara KPK Febri Diansyah. FOTO: RILIS.ID/Dendi Supratman

RILIS.ID, Jakarta— Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah membantah ada penetapan tersangka baru dalam kasus suap proyek PLTU Riau 1. Ini ihwal sebelumnya tersiar pemberitaan di salah satu media daring yang mengatasnamakan KPK sudah menetapkan Dirut Pertamina Nicke Widyawati dan Dirut PLN Sofyan Basir sebagai tersangka.

"Terkait perkara, sampai saat ini dalam kasus suap terkait PLTU Riau-1 KPK memproses 3 orang sebagai tersangka, yaitu EMS Anggota DPR RI, JBK pihak swasta dan IM, mantan Plt. Ketum Golkar dan mantan Menteri Sosial. Belum ada tersangka baru" kata Febri, Jakarta, Sabtu (8/9/2018).

Febri menyatakan bahwa pemberitaan di situs kpk-online.com tidak benar. Terlepas dari satu entitas tertentu, KPK, ujar Febri mengingatkan pada semua pihak agar bertindak profesional dan tidak mengatasnamakan nama institusi negara.

Ia juga mengingatkan bahwa KPK telah beberapa kali bekerjasama dengan kepolisian untuk melakukan tindakan hukum saat ada pihak-pihak yang mengaku KPK dan melakukan penipuan atau pemerasan.

"Kami imbau pada seluruh pejabat atau penyelenggara negara agar segera melaporkan pada KPK atau kantor kepolisian setempat jika ada pihak-pihak yang mengaku dari KPK, menyampaikan janji dapat mengurus perkara atau meminta imbalan, fasilitas dan bahkan sejumlah uang," tutupnya.

Sebelumnya dalam pemberitaan di laman kpk-online.com seperti tercantum dalam link https://kpk-online.com/dirut-pln-dan-dirut-pertamina-jadi-tersangka/ , dikabarkan bahwa KPK menetapkan Dirut Pertamina Nicke Widyawati dan Dirut PLN Sofyan Basir sebagai tersangka baru dalam kasus suap PLTU Riau 1.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID