logo rilis
Kompak, Andi Narogong dan KPK Ajukan Banding ke MA
Kontributor

08 Mei 2018, 17:21 WIB
Kompak, Andi Narogong dan KPK Ajukan Banding ke MA
Terdakwa korupsi e-KTP, Andi Narogong. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Terdakwa kasus korupsi e-KTP Andi Agustinus Narogong mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) atas putusan pengadilan tinggi DKI, yang menjatuhkan vonis penjara 11 tahun kepada dirinya.

Selain Andi Narogong, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun mengajukan hal yang sama, mengajukan kasasi ke MA terhadap putusan kepada terdakwa korupsi e-KTP tersebut.

Menurut Febri, salah satu poin kasasi yang diajukan KPK mengenai permohonan Justice Collaborator (JC) yang telah dihapus oleh banding.

"Kasasi ini penting diajukan karena KPK berharap posisi Andi Agustinus sebagai JC lebih dipertimbangkan secara adil. Poin yang dikasasi di antaranya penerapan hukum tentang vonis andi 11 tahun yang lebih tinggi dari tuntutan KPK 8 tahun padahal yang bersangkutan adalah JC," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di Jakarta, Selasa (8/5/2018).

Febri menuturkan, dari pengalaman KPK selama menangani E-KTP hingga dapat membuktikan perbuatan dan aliran dana terhadap Setya Novanto, keterangan yang disampaikan Andi cukup signifikan membantu pengungkapan kasus ini. 

Sehingga, sepatutnya penegak hukum lain seperti MA menghargai posisi sebagai JC tersebut.

Tak hanya itu saja, pertimbangan lain adalah terkait penggunaan Pasal 2 UU tipikor oleh hakim. 

KPK memandang yang tepat adalah Pasal 3, mengingat terhadap Irman, Sugiarto dan Setya Novanto yang telah inkracht diputus terbukti bersalah secara bersama-sama berdasarkan Pasal 3.

"Sehingga, KPK berharap putusan MA nantinya benar-benar sesuai dengan rasa keadilan, baik terhadap masyarakat atau dalam posisi terdakwa sebagai JC," paparnya.

Editor:




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID