Klarifikasi PP GMKI Terkait Hoaks Posko Pendaftaran Bunuh Diri Bersama Demi Ahok - RILIS.ID
Klarifikasi PP GMKI Terkait Hoaks Posko Pendaftaran Bunuh Diri Bersama Demi Ahok

Kamis | 18/05/2017 22.08 WIB
Klarifikasi PP GMKI Terkait Hoaks Posko Pendaftaran Bunuh Diri Bersama Demi Ahok
Gambar hoaks yang melibatkan GMKI. FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) membantah keberadaan 'Posko Pendaftaran Bunuh Diri Bersama Demi Ahok'. Pasalnya, pada gambar spanduk yang telah beredar di media sosial, logo GMKI ikut terbawa di sisi spanduk.

"Pengurus Pusat GMKI dan semua cabang GMKI se-Indonesia tidak pernah membuat itu. Hasil kajian kami, foto itu merupakan hasil editan orang-orang tidak bertanggungjawab," ujar Sahat Martin Philip Sinurat, Ketua Umum PP GMKI, Kamis (18/5/2017).

Sahat menjelaskan, meskipun informasi hoaks ini telah meresahkan keluarga besar GMKI se-Indonesia, pihaknya tidak akan melaporkan pihak yang tidak bertanggungjawab ini. Ia mengaku telah memaafkan perbuatan oknum-oknum tersebut. 

"Demi keguyuban dan kedamaian bangsa ini. Mari kita berhenti saling menjatuhkan, menjelekkan, dan menyebarkan berita yang memecah-belah masyarakat," katanya. 

Ia juga mengajak semua lapisan masyarakat untuk berhenti bertengkar dan mempersoalkan perbedaan. Baginya, lebih penting untuk merajut lagi persaudaraan sebagai satu bangsa.

"Mari kita bersama mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika," ajaknya. 

Untuk itu, Sahat meminta setiap pihak yang membaca tulisan tersebut untuk tidak lagi menyebarkannya di media sosial agar tidak menimbulkan konflik, kegaduhan, dan keresahan di tengah masyarakat.

"GMKI selama ini bersikap objektif, tidak terprovokasi, dan tidak memihak berbagai kepentingan," pungkasnya.

Ia juga menjelaskan, GMKI tidak ikut terlibat terkait undangan yang mengatasnamakan BEM SI untuk menggelar aksi serentak 20 Mei mendatang. Apalagi bila aksi tersebut membawa agenda untuk menurunkan Presiden Jokowi.

"Terkait ajakan aksi tanggal 20 Mei, Pengurus Pusat GMKI dan semua cabang GMKI se-Indonesia tidak pernah berencana untuk mengikuti aksi tersebut. Kami sudah menyiapkan agenda aksi sendiri," jelasnya. 

Namun menurutnya, GMKI tetap menghormati rencana kalangan mahasiswa yang ingin menyampaikan aspirasi. Hal itu sebagai bagian dari kebebasan berpendapat sebagaimana diatur undang-undang.

"Kami berharap, aksi tersebut disampaikan secara objektif, damai dan bertanggungjawab," pungkasnya.


Tags
#GMKI
#Mahasiswa
#Gambar Hoaks
Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID