logo rilis
Klaim Pemerintah Tak Lambat Tangani COVID-19, Luhut: Kita Ingin Semua Terlindungi
Kontributor
Nailin In Saroh
31 Maret 2020, 23:00 WIB
Klaim Pemerintah Tak Lambat Tangani COVID-19, Luhut: Kita Ingin Semua Terlindungi
Menko Maritim dan Investasi, Luhut B. Pandjaitan bersama Presiden Joko Widodo. FOTO: Instagram Luhut Pandjaitan

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim pemerintah tidak lambat dalam mengambil keputusan terkait penanganan wabah virus corona jenis baru (COVID-19). Luhut beralasan pemerintah tak ingin semakin mempersulit kondisi rakyat dengan hanya melihat satu masalah saja.

"Namun, bukan berarti pemerintah lambat mengambil keputusan. Kita ingin pastikan rakyat Indonesia seluruhnya terlindungi jaring pengaman sosial," ujar Luhut seperti dikutip dari Antara. 

Hal tersebut pun ditulis dalam unggahan akun Instagram pribadinya @luhut.pandjaitan yang dipantau di Jakarta, Selasa, (31/3/2020).  

Plt Menteri Perhubungan itu juga mengatakan jaring pengaman sosial tersebut diharapkan dapat menjaga masyarakat lapisan bawah agar tetap mampu memenuhi kebutuhan pokok dan menjaga daya beli mereka.

Setelah Badan Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan COVID-19 sebagai pandemi, Luhut mengaku berupaya agar perumusan kebijakan fokus pada pencegahan dan penanggulangan wabah.

Diketahui bersama, Presiden Jokowi telah menetapkan Pembatasan Sosial dengan Skala Besar (PSBB) yang berfokus pada keberlangsungan hidup seluruh masyarakat. Salah satu contoh kebijakan yang tengah dikaji mendalam yakni mengenai arus mudik Idul Fitri nanti.

Luhut pun menyatakan keputusan Presiden Jokowi telah berfokus pada keberlangsungan hidup rakyat bawah. Hal ini mengacu pada pengalaman negara lain dalam menerapkan karantina wilayah atau lockdown. 

"Kami tidak ingin kejadian di negara lain seperti di India, yang kita saksikan bersama mengalami masalah dalam penerapan kebijakannya, terjadi di Indonesia," ungkapnya.

Karena itu, Luhut menilai pembatasan sosial dan fisik harus tetap berlangsung di tengah pandemi COVID-19 saat ini. "Dan mereka yang tidak sanggup bekerja dan berpenghasilan di masa-masa sulit ini, masih bisa bertahan hidup dengan bantuan dari pemerintah," pungkasnya. 

 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID