Kerja Keras Ridho Ficardo Wujudkan Dermaga Bakauheni-Merak yang Lebih Nyaman - RILIS.ID
Kerja Keras Ridho Ficardo Wujudkan Dermaga Bakauheni-Merak yang Lebih Nyaman

Minggu | 28/05/2017 04.07 WIB
Kerja Keras Ridho Ficardo Wujudkan Dermaga Bakauheni-Merak yang Lebih Nyaman
Menteri BUMN Rini M Soemarno, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam acara "ground breaking" tanda dimulainya p

RILIS.ID, Bandar—Lampung— Masyarakat pengguna jasa penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung dan Merak, Banten, sebentar lagi akan menikmati fasilitas dermaga yang nyaman, tak lagi berdesak-desakan, dan tidak antri lama untuk menyeberang. 

Berkat kerja keras Gubernur Lampung M Ridho Ficardo adanya dermaga  yang lebih nyaman, aman, dan berkelas bagi para calon penumpang kapal di Bakauheni-Merak itu sedikit lagi terwujud usai dilakukannya pembangunan ground breaking Dermaga Ekskutif di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Sabtu (27/5/2017) kemarin.

Pembangunan Dermaga Eksekutif ini merupakan usulan pribadi Ridho Ficardo yang disampaikan saat rapat terbatas (Ratas) dengan Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan para menteri terkait, di Istana Negara, Jakarta, 6 Maret 2017 lalu.

Menurut Ridho, usulan itu berdasarkan fakta lapangan di mana tingkat kenyamanan penyeberangan Bakauheni-Merak, jauh menurun. Atas kondisi itu, Ridhi meminta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Perhubungan Provinsi Lampung membuat kajian. Pada Ratas tersebut, Ridho menyampaikan hasil kajian itu dan mengusulkan agar dibangun Dermaga Ekesekutif. 

"Pada rapat terbatas tersebut, masalah turun drastisnya tingkat kenyamanan perjalanan Jakarta-Lampung, menjadi perhatian utama. Demikian juga angkutan penyeberangan dikhawatirkan terjadi bottle necking di Bakauheni akibat operasional Jalan Tol Trans Sumatera," ujar Ridho, di Bandar Lampung, Sabtu (27/5).

Usulan Ridho ini direspons positif Pemerintah Pusat. Menteri BUMN Rini M Soemarno, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan ground breaking tanda dimulainya pembangunan dermaga tersebut disaksikan Direksi PT Patra Jasa, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk.

"Syukur Alhamdulillah hasil kajian itu diterima pusat. Perbaikan pelabuhan penyeberangan harus jadi prioritas utama meliputi waktu tunggu sandar, sarana, prasarana pendukung, dan aksesibilitas menuju pelabuhan," ucap Ridho. 

Menurut Ridho, hampir tidak mungkin pelayanan di Bakauheni-Merak dibuat lebih baik bila menggunakan skema tarif sekarang karena sangat murah. "Lalu, kami usul dibuat dermaga berkelas yang lebih baik dengan tarif yang disesuaikan," papar Ridho. 

Pembangunan Dermaga Eksekutif ditargetkan membuat perjalanan yang semula memakan waktu 2-3 jam ditargetkan menjadi satu jam. Proyek joint venture antara PT Patra Jasa, ASDP, dan PT PP ini, akan membangun kawasan terpadu dengan fasilitas hotel, taman, mushala, area komersial, dan lounge yang dapat diakses dalam satu area. 

Percepatan ini diperlukan mengingat tak lama lagi Jalan Tol Trans Sumatera bakal beroperasi. Pembangunan Dermaga Ekesekutif ini ditargetkan selesai Agustus 2018 sehingga dapat dioperasikan untuk mendukung Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.

Kedua dermaga baru ini bernilai lebih dari Rp450 miliar dan dibangun di lahan seluas 41.8O3 meter persegi di Pelabuhan Merak dan 48.446 m2 di Pelabuhan Bakaheuni. 

Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak dan Bakaheuni akan menjadi solusi untuk mengatasi panjangnya antrian yang akan menyebrang, dan mempersingkat waktu tunggu sandar. Kemudian, mempermudah akses menuju ke pelabuhan dan membangun sarana pendukung bagi calon penumpang kapal.


Tags
#Ridho Ficardo
#Gubernur Lampung
#Dermaga Bakauheni-Merak
Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID