Kemensos Teruskan Rehabilitasi Anak Korban Gempa dan Tsumani Sulteng - RILIS.ID
Kemensos Teruskan Rehabilitasi Anak Korban Gempa dan Tsumani Sulteng
Elvi R
Kamis | 01/11/2018 15.30 WIB
Kemensos Teruskan Rehabilitasi Anak Korban Gempa dan Tsumani Sulteng
Anak-anak nelayan. FOTO: Humas Kementerian PUPR

RILIS.ID, Jakarta – Kementerian Sosial didukung 10 lembaga mitra terus melanjutkan upaya perlindungan anak pascabencana likuifaksi, gempa bumi, dan tsunami di Sulawesi Tengah.

"Upaya yang dilakukan antara lain menerima permintaan penelusuran terhadap 114 kasus anak-anak terpisah dan tanpa pendamping, memberikan layanan langsung di sembilan titik dalam bentuk layanan Pondok Anak Ceria (PAC), dan telah melayani 2.957 anak," kata Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Edi Suharto di Jakarta, Kamis (1/11/2018).

Dilansir dari Antara, upaya-upaya tersebut dilaksanakan dengan mengoptimalkan peran Satuan Bhakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos), termasuk dalam respon kasus seksual dan kekerasan terhadap anak.

Edi mengatakan, memasuki tahap transisi darurat ke pemulihan, Kemensos bersama UNICEF juga sedang menyiapkan kebutuhan anak sesuai tingkat usianya yg meliputi kebutuhan usia 0-12 bulan, 1-3 tahun, 4-5 tahun, 6-8 tahun, 9-12 tahun dan 13-18 tahun.

Bantuan untuk anak-anak korban bencana di Sulawesi Tengah diberikan berdasarkan usia perkembangan anak. Bantuan tersebut bersifat komprehensif, karena disesuaikan dengan umur anak-anak. Misalnya peralatan sekolah anak yang bisa langsung dipergunakan sehari-hari.

Ia menyatakan, sebagai tahap pertama, Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial telah menyerahkan secara simbolis bantuan untuk anak-anak, penyandang disabilitas dan lansia.

Bantuan Sosial yang diserahkan berupa 250 paket bantuan Pondok Anak Ceria untuk 250 anak binaan 11 Panti Sosial atau Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) yang terdampai gempa dan tsunami di Palu.

Bantuan sosial tersebut berupa perlengkapan sekolah, perlengkapan kebersihan dan makanan ringan. Untuk paket bantuan bagi para lansia berupa sembako dan peralatan lansia. Sedangkan, untuk penyandang disabilitas diberikan tongkat dan kursi roda.


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID