Kemendagri Klaim Tak Usulkan Nama Pati Polri Jadi Pj Gubernur - RILIS.ID
Kemendagri Klaim Tak Usulkan Nama Pati Polri Jadi Pj Gubernur
Zulhamdi Yahmin
Senin | 29/01/2018 21.35 WIB
Kemendagri Klaim Tak Usulkan Nama Pati Polri Jadi Pj Gubernur
Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Sumarsono. FOTO: RILIS.ID/Zulhamdi Yahmin

RILIS.ID, Jakarta – Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Sumarsono mengatakan, pihaknya tidak pernah mengusulkan dua nama Perwira Tinggi (Pati) Polri sebagai Penjabat (Pj) Gubernur di Jawa Barat dan Sumatra Utara.

Bahkan, menurutnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo juga belum tahu siapa yang akan ditunjuk untuk menjadi Pj Gubernur di dua provinsi tersebut.

"Mendagri tidak pernah mengusulkan, kita tidak ada nama," kata Sumarsono di kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (29/1/2018).

Dia menjelaskan, pihaknya memang mengirimkan surat kepada beberapa kementerian dan lembaga terkait Pj Gubernur. Dari beberapa kementerian dan lembaga itu, menurutnya, baru Polri yang memberikan respons.

"Nah. Pak Kapolri yang merespons lebih awal. Tapi, kita juga belum tahu (namanya)," jelas Sumarsono.

Baca: Tunjuk PJ Gubernur dari Polri, Pakar Hukum Tata Negara Sebut Inkonstitusional

Terkait polemik yang berkembang saat ini, Sumarsono mengucapkan terima kasih. Apapun kritik dan masukan dari publik, ungkapnya, akan menjadi bahan pertimbangan bagi Kemendagri.

Sebelumnya, Kemendagri disebut-sebut menunjuk Assisten Operasi Polri Irjen Pol M Iriawan dan Kadiv Propam Irjen Pol Martuani Sormin masing-masing sebagi Pj Gubernur Jawa Barat dan Sumatera Utara.

"Ada yang bilang, kenapa kok enggak Sekda (Sekretaris Daerah)? Sekda kan nanti diindikasikan menggerakkan PNS-nya nanti. Kenapa TNI-Polri, ya enggak ada masalah. Diambil dari mana yang saya kenal saja," ujar Mendagri Tjahjo Kumolo, Kamis (25/1) kemarin.

Ia mengungkapkan, usulan dua nama jenderal tersebut hasil diskusi dengan para Pati Polri.

"Saya konsultasi sama Pak Kapolri (Tito Karnavian). Kemarin (Pilkada 2017) lewat Menko Polhukam (Wiranto) dikasih Pak Carlo Tewu (Pejabat Pemprov. Sulber). Sekarang, sementara saya butuh dua nama, 'siapa Pak kira-kira'. Saya, Pak Kapolri, Pak Wakapolri (Syafrudin) diskusi," terang politisi PDIP ini.

Baca: IPW Sebut Usulan Mendagri soal Penjabat Gubernur dari Polri Akan Timbulkan Dwifungsi

Namun, menurut Sumarsono, informasi itu tidak benar.

"Sekali lagi, ini hanya sifatnya usulan dan prosesnya dari tim hukum Kemensetneg yang akan mengkaji lebih lanjut yang akhirnya akan keluar Kepres. Jadi usulan boleh-boleh saja. Nanti dari kementerian lain termasuk dari Kemenkopolhukam dan Kemenkumham juga akan menyampaikan usulan nama-nama itu," pungkasnya.

Editor


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID