logo rilis
Kejar Target 20 Juta Wisman, Menpar Hadiri ASEAN Tourism Forum 2019
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
17 Januari 2019, 13:00 WIB
Kejar Target 20 Juta Wisman, Menpar Hadiri ASEAN Tourism Forum 2019
FOTO: Humas Kementerian Pariwisata

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Pariwisata Arief Yahya menghadiri Opening Ceremony ASEAN Tourism Forum (ATF) 2019 yang diselenggarakan di Ha Long City, Quang Ninh Province, Vietnam, Rabu (16/1/2019).

Kehadiran Menpar Arief itu untuk mewujudkan target 20 juta wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia.

Begitu tiba di Hanoi, Menpar Arief disambut oleh Dubes RI untuk Vietnam, Ibnu Hadi, dan mempelajari bagaimana Vietnam bergerak cepat di sektor Pariwisata.

"Ini nyambung dengan pesan acara pelantikan pejabat di Kemenpar, Selasa 15 Januari 2019 lalu. Yang kita butuhkan sekarang adalah speed, kecepatan. Yang cepat mengalahkan yang lambat, bukan yang besar mengalahkan yang kecil,” kata Arief melalui siaran pers yang diterima rilis.id, Kamis (17/1/2019). 

Pada 2018 lalu, jumlah wisman ke Vietnam menembus 15,6 juta, naik 2,7 juta atay 21 persen dari tahun sebelumnya.

"Saya masih berasumsi, bahwa hasil yang luar biasa pasti dicapai dengan cara yang tidak biasa. Dan cara yang tidak biasa itu ada dua hal, pertama deregulasi, kedua dengan teknologi, terutama digital. Hanya dua cara itu yang membuat Pariwisata bisa melompat lebih tinggi, berlari lebih cepat,” ujarnya. 

Pengakuan internasional atas upaya Indonesia untuk membangun tourism sudah sangat jelas. Menurut Data kunjungan wisman yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), pada Rabu (2/1/2019), menyebutkan kunjungan wisman dari kawasan ASEAN ke Indonesia hingga November 2018 sebanyak 4,861 juta atau tumbuh 21,02 persen di tahun sebelumnya.

“Capaian atau tingkat pertumbuhan jumlah turis Asia Tenggara dan dibandingkan dengan negara lainnya, merupakan pasar yang amat seksi untuk pariwisata Indonesia. Untuk itu, kami tidak mau kehilangan momentum untuk mengoptimalkan market negara tetangga itu. ASEAN itu ya dekat di jarak, juga akrab di budaya,” jelas Arief.

Selama lima hari kegiatan, terdapat berbagai rangkaian acara di ATF 2019 yang diikuti 10 negara anggota ASEAN yakni Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Salah satunya adalah Travel Exchange (TRAVEX), di mana pada tahun ini TRAVEX ATF 2019 direncanakan akan digelar selama tiga hari, mulai 16 hingga 18 Januari 2019. Dan dihadiri oleh lebih dari 1.500 delegasi internasional dan 400 internasional buyers, serta 100 media internasional.

Pada ATF 2019, Kemenpar membawa 20 industri full delegates dan 20 industri co-delegates pariwisata di Indonesia, mulai dari travel agen, industri perhotelan, hingga atraksi wisata.

Mereka akan membawa paket-paket wisata yang tentunya sudah siap untuk ditawarkan kepada para buyers. Diharapkan Travex ATF 2019 bisa menghasilkan transaksi bisnis paket wisata dalam upaya mendatangkan wisman skala besar ke Indonesia.

Editor: Elvi R


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID