logo rilis
Kejagung Nyatakan Berkas Dua Polisi yang Tembak Mati Laskar FPI Belum Lengkap
Kontributor
RILIS.ID
30 April 2021, 19:07 WIB
Kejagung Nyatakan Berkas Dua Polisi yang Tembak Mati Laskar FPI Belum Lengkap
Ilustrasi: Rilis.id/Kalbi Rikardo

RILIS.ID, Jakarta— Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan berkas perkara dua anggota Polda Metro Jaya yang menembak mati pengawal Muhammad Rizieq Shihab (MRS) atau Habib Rizieq dinyatakan belum lengkap (P-18).

"Berkas perkara dugaan tindak pidana pembunuhan atas nama tersangka FR dan MYO yang disangka melanggar Pasal 338 KUHP jo. Pasal 56 KUHP dari Bareskrim dinyatakan belum lengkap (P-18) oleh jaksa peneliti," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangan tertulisnya, Jumat (30/4/2021).

Menurut Leonard, tim jaksa peneliti telah melakukan meneliti berkas selama tiga hari. Hasil penyidikan dilimpahkan oleh Bareskrim Polri dengan surat pengantar bernomor B/59/IV/2021/Dittipidum tanggal 23 April.

"Berkas perkara dinilai belum lengkap baik secara formil maupun materiil yang petunjuk Jaksa Peneliti akan dituangkan dalam P-19 dalam kurun waktu tujuh hari ke depan," ujarnya.

Kejagung pun telah mengembalikan berkas tersebut kepada penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri pada Jumat (30/4/2021).

"Surat pernyataan berkas perkara dugaan tindak pidana pembunuhan belum lengkap (P-18) telah dikirim kepada penyidik Dittipidum Bareskrim Polri pada Jumat, 30 April 2021 dengan surat pengantar Nomor: B-1609/E.2/Eoh.1/04/2021 tanggal 29 April 2021," tutur Leonard.

Diketahui, Bareskrim telah menetapkan tiga polisi dalam kasus Unlawful Killing hingga mengakibatkan pengawal Habib Rizieq yang tergabung dalam Laskar FPI tewas di KM 50.

Namun, satu tersangka lainnya berinisial EPZ telah meninggal dunia dan perkaranya pun dihentikan. (*)

Editor: Segan Simanjuntak


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID