Kasus Hukum Penuh Drama yang Pernah Ditangani Otto Hasibuan - RILIS.ID
Kasus Hukum Penuh Drama yang Pernah Ditangani Otto Hasibuan
Ning Triasih
Selasa | 21/11/2017 12.32 WIB
Kasus  Hukum Penuh Drama yang Pernah Ditangani Otto Hasibuan
Otto Hasibuan meninggalkan gedung KPK usai menjenguk tersangka kasus e-KTP yang juga Ketua DPR Setya Novanto. FOTO: RILI

RILIS.ID, Jakarta— Ketua DPR Setya Novanto mempercayakan kasus hukumnya terkait korupsi e-KTP pada pengacara Otto Hasibuan. Hal itu disampaikan setelah Otto bertemu Novanto dan kuasa hukumnya, Fredrich Yunadi.

Otto mengatakan, awalnya ia dihubungi oleh pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi,  mengutarakan keinginan Novanto agar ia mendampingi Fredrich. Tapi tawaran itu tak langsung diterima Otto.

Ia berpikir dulu karena ada pro dan kontra dalam keluarganya. Pada Minggu (19/11), Otto kembali menggelar rapat keluarga, dan disitulah baru ada keputusan. Anaknya mendukung.

Keesokan harinya, pada Senin (20/11), Otto datang ke KPK dan bertemu Novanto. Otto mengaku telah mengenal Novanto sejak 1998. Ia pun resmi menjadi kuasa hukum Ketua Umum Golkar itu.

Sebelum memutuskan menjadi kuasa hukum Setya Novanto, Otto Hasibuan telah lebih dulu menangani kasus yang cukup besar. Kasus hukum penuh drama yang sempat menghebohkan publik.

Jessica Kumala Wongso

Ingat kasus pembunuhan racun sianida yang dilakukan tersangka Jessica Kumala Wongso terhadap Wayan Mirna Solihin? Ya, kasus yang sempat menghebohkan Indonesia beberapa waktu lalu itu ditangani oleh Otto Hasibuan sebagai kuasa hukum Jessica. Kasus inilah yang langsung melambungkan namanya sebagai pengacara.

Mirna merupakan sahabat Jessica. Ia meninggal setelah meminum es kopi Vietnam di kafe Olivier, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, pada Januari 2016 lalu.

 

 

Saat itu, sidang demi sidang penuh drama berjalan untuk mengusut tuntas penyebab kematian Mirna. Sementara, Otto hasibuan selaku pengacara Jessica membela mati-matian kliennya dengan mengajukan nota keberatan setelah jaksa membacakan dakwaan. Menurut Otto, motif yang dituduhkan pada Jessica soal meracuni Mirna dengan sianida adalah dakwaan dangkal dan tak masuk akal.

Beberapa saksi ahli maupun saksi kunci didatangkan Otto, bahkan ada yang dari Australia. Namun, Otto kalah dalam persidangan tersebut. Hakim memutuskan Jessica bersalah dan menjatuhi hukuman penjara selama 20 tahun.

Muhammad Nazaruddin

Kasus suap pembangunan wisma atlet oleh mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin sempat menyita perhatian publik. Saat itu Ottolah yang menangani kasus tersebut sebagai kuasa hukum Nazaruddin. Namun, berdasarkan surat tertanggal 5 Desember 2011 yang dikirim ke majelis hakim atas nama Otto, ia mengundurkan diri. Tak dielaskan apa alasan pengunduran dirinya sebagai pengacara Nazar.

Selai itu, Otto juga Otto juga sempat menjadi kuasa hukum mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar. Dalam surat dakwaan, Akil disebut menerima janji terkait dengan 15 sengketa pilkada yang ditanganinya. Salah satunya sengketa pilkada Jawa Timur yang diajukan Khofifah.

Namun dia mengundurkan diri sebagai kuasa hukum Akil. Alasannya, saat itu ia juga berstatus sebagai kuasa hukum Khofifah Indar Parawansa dalam pemilihan kepala daerah Jawa Timur yang diduga terkait dengan Akil. Otto tetap menjadi kuasa hukum Khofifah.


Tags
#Otto Hasibuan
#Setya Novanto
#Fredrich Yunadi
#Jessica Kumala Wongso
Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID