logo rilis
Kapal Perang TNI AL Selamatkan 27 Awak KM Sinar Mas yang Terbakar di Laut Natuna Utara
Kontributor
RILIS.ID
16 Mei 2021, 11:45 WIB
Kapal Perang TNI AL Selamatkan 27 Awak KM Sinar Mas yang Terbakar di Laut Natuna Utara
Foto: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Kapal perang Republik Indonesia Sultan Thaha Syaifudin-376 (KRI STS-376) berhasil menyelamatkan 27 anak buah kapal (ABK) KM Sinar Mas yang terbakar di laut Natuna Utara pada Sabtu (15/5/2021).

Komandan KRI STS-376 Letkol Laut (P) Faruq Dedi mengatakan KM Sinar Mas mengalami kebakaran hebat di tengah laut Natuna Utara.

”KRI STS-376 berhasil menyelamatkan 27 ABK kapal ikan jenis pukat apung, KM Sinar Mas yang mengalami kebakaran di laut Natuna Utara,” kata Letkol Faruq dalam keterangan tertulisnya dikutip dari laman https://www.tnial.mil.id, Minggu (16/5/2021).

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, Faruq berujar tiga ABK mengalami luka bakar dengan kategori sedang.

”Namun naas tiga (ABK) di antaranya mengalami luka bakar sedang," ujarnya.

Faruq menjelaskan kronologi pertolongan yang dilakukan KRI STS-376, yang saat itu sedang melaksanakan tugas patroli kedaulatan dan keamanan di perairan laut Natuna Utara.

Menurutnya, kebakaran KM Sinar Mas awalnya diketahui oleh personel TNI AL yang bertugas di anjungan melalui teropong binocular.

”Personel TNI AL melihat secara visual adanya kepulan asap tebal membumbung tinggi dari sebuah kapal nelayan jenis pukat apung,” jelasnya.

Mengetahui hal itu, KRI STS-376 segera mendekat ke lokasi dan melaksanakan pemadaman dibantu oleh kapal nelayan lainnya.

”Banyaknya material yang mudah terbakar dari kapal nelayan KM Sinar Mas yang terbuat dari kayu itu, mengakibatkan proses pemadaman berlangsung lebih dari tiga jam,” ungkapnya.

Panglima Koarmada I Laksda TNI Abdul Rasyid K. mengapresiasi kinerja prajuritnya yang selalu hadir dan memberikan manfaat kepada masyarakat, khususnya pengguna laut.

”Tentu kita turut prihatin atas musibah yang menimpa saudara kita nelayan pukat apung ini, namun kita juga bersyukur tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut,” ucap Pangkoarmada I.

Lebih lanjut Abdul Rasyid menegaskan bahwa patroli rutin yang digelar Koarmada I sepanjang tahun, selain dalam rangka penegakkan kedaulatan dan hukum di laut juga untuk menjamin keselamatan dan keamanan para pengguna laut termasuk kegiatan SAR.

"Upaya penyelamatan ini sebagai implementasi pelaksanaan perintah pimpinan TNI AL, Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudo Margono yang selalu menekankan kepada jajaran TNI AL agar memanfaatkan dan melibatkan segala potensi yang dimiliki baik personel maupun alutsista untuk kegiatan-kegiatan kemanusiaan seperti penanggulangan bencana dan SAR,” katanya.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Sementara bangkai kapal yang menyisakan bangunan bawah air ditarik menuju pangkalan TNI AL Ranai guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Sementara, seluruh ABK yang dievakuasi oleh KRI STS-376 telah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit Ranai. (*)

Editor: Segan Simanjuntak


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID