Kadin: Deindustrialisasi Perikanan Perlu Perhatian Menteri Susi - RILIS.ID
Kadin: Deindustrialisasi Perikanan Perlu Perhatian Menteri Susi
Elvi R
Rabu | 10/01/2018 14.59 WIB
Kadin: Deindustrialisasi Perikanan Perlu Perhatian Menteri Susi
Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menyatakan, deindustrialisasi perikanan membutuhkan perhatian Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti. 

Menurut Wakil Ketua Umum Kadin Kawasan Timur Indonesia Andi Rukman Karumpa, Kadin sejalan dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan yang memerintahkan Menteri KP Susi Pudjiastuti untuk fokus membangun industri perikanan pada 2018.

Kadin juga menilai, setelah tiga tahun menenggelamkan kapal, sebaiknya KPP fokus mengatasi ancaman deindustrilisasi perikanan serta meningkatkan nilai tambah bagi perekonomian.  

“Era marketing kebijakan di kementerian sebaiknya diakhiri saja. Sudah tiga tahun, ikan melimpah ruah di laut. Dunia sudah tahu kita tegas. Mau diapakan kalau tidak ada industrilisasi dan keterlibatan pihak swasta,” ujar Andi Rukman melalui siaran pers yang diterima rilis.id, di Jakarta, Rabu (10/1/2018).

Andi Rukman menyebut, setuju dengan usulan Menko Luhut kapal-kapal yang melanggar akan disita untuk dijadikan aset negara. Ketimbang dibakar dan ditenggelamkan.

“Era marketing sudah selesailah, lebih ada manfaatnya kapal dikasih ke nelayan yang butuh kapal-kapal modern,” ujar Andi. 

Ia mengatakan, saat ini kawasan timur Indonesia paling terpukul dan terjadi deindustrialisasi perikanan dalam tiga tahun terakhir. Keadaan ini terjadi akibat dari munculnya berbagai kebijakan yang tidak memberi solusi kepada pelaku usaha.

“Andalan perekonomian KTI itu ada di laut. Tapi ini yang terpukul dan susah bangkit. Banyak kapal nelayan sekarang jadi bangkai dan besi tua,” ujar dia.

Seperti diketahui, sebelumnya, Menko Luhut menggelar rapat koordinasi untuk membahas berbagai isu di sektor maritim, mulai dari soal perhubungan, pariwisata, hingga kelautan. Yang paling menonjol dalam rapat tertutup itu adalah pembahasan di sektor kementerian yang dipimpin oleh Menteri Susi Pudjiastuti.

Pasalnya, usai rapat, Luhut mengatakan, dirinya telah memerintahkan kepada Menteri Susi agar tidak lagi menenggelamkan kapal pencuri ikan. Hal itu diminta Luhut setelah tiga tahun Menteri Susi melakukan aksi penenggelaman kapal. 


Tags
#Penenggelaman Kapal
#KADIN KTI
#Deindustrialsiasi Perikanan
Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID