logo rilis
Jokowi Bicara ke Presiden Turki Erdogan dan Desak Israel Hentikan Agresi
Kontributor
Segan Simanjuntak
16 Mei 2021, 09:41 WIB
Jokowi Bicara ke Presiden Turki Erdogan dan Desak Israel Hentikan Agresi
Presiden Joko Widodo. Ilustrasi: Rilis.id

RILIS.ID, Jakarta— Desakan agar Israel menghentikan agresi ke Palestina terus mengalir dari berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

Teranyar, Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara langsung mengeluarkan pernyataannya agar Israel menghentikan serangan ke Palestina.

Jokowi menyampaikan pernyataan tersebut melalui media sosial Twitter pribadinya @jokowi pada Sabtu (15/5/2021).

”Indonesia mengutuk keras serangan Israel yang telah merenggut ratusan korban jiwa, termasuk perempuan dan anak-anak. Agresi Israel harus dihentikan,” cuit Jokowi seperti dikutip Rilis.id, Minggu (16/5/2021).

Jokowi mengaku telah memantau perkembangan situasi di Palestina. Menurutnya, situasi global di Palestina sudah menjadi perhatian sejumlah negara.

Bahkan dalam beberapa hari terakhir, Jokowi intens berkomunikasi dengan sejumlah pemimpin negara sahabat. Salah satunya adalah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

”Dalam beberapa hari terakhir, saya berbicara dengan Presiden Turki, Yang Dipertuan Agong Malaysia, Perdana Menteri Singapura, Presiden Afganistan, Sultan Brunei Darussalam, dan Perdana Menteri Malaysia,” lanjut Jokowi dalam tweetnya.

Dalam pembicaraan tersebut, kata Jokowi, sejumlah pemimpin dunia tersebut membahas beberapa hal. Selain soal kondisi warga Palestina di Jalur Gaza, dibahas juga sejumlah isu global lainnya.

”Kami berbicara tentang perkembangan global, termasuk tindak lanjut ASEAN Leaders’ Meeting, perkembangan di Afganistan, dan situasi yang sangat mencemaskan di Palestina,” ujar Jokowi.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi telah menyampaikan posisi tegas Indonesia terkait tindakan Israel yang mengusir warga Palestina dari Syekh Jarrah, Yerusalem Timur dan menyerang warga sipil Palestina di Masjid Al-Aqsa.

”Indonesia juga mengecam meluasnya ketegangan dan kekerasan khususnya di jalur Gaza yang menyebabkan puluhan korban jiwa warga sipil yang tidak berdosa,” kata Retno dalam keterangannya di laman Sekretariat Kabinet, Rabu (12/5/2021).

Ditegasnya Retno, Indonesia terus berusaha semaksimal mungkin di semua lini untuk membantu rakyat Palestina, termasuk di Committee on the Exercise of the Inalienable Rights of the Palestinian People (CEIRPP).

CEIRPP adalah komite di Majelis Umum PBB yang dibentuk tahun 1975 dengan mandat untuk memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina, termasuk hak kemerdekaan Palestina.  Saat ini Indonesia adalah salah satu negara anggota Biro dan memangku jabatan Wakil Ketua dalam Komite tersebut.

“Indonesia juga terus mendesak agar Dewan Keamanan PBB dapat mengambil langkah nyata menghentikan seluruh kekerasan dan menghadirkan keadilan dan perlindungan bagi Palestina,” ujar Menlu.

Tak hanya di PBB, Indonesia juga mengusulkan agar Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Gerakan Non Blok (GNB) untuk dapat segera melakukan pertemuan khusus untuk membahas ini.

“Sudah terlalu lama hak-hak bangsa dan rakyat Palestina digerogoti oleh Israel. Indonesia akan terus bersama rakyat dan bangsa Palestina dalam memperjuangkan hak-haknya,” pungkas Retno. (*)


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID