Jadwal Uji Kelayakan Gubernur BI, DPR: Kami Mainkan Psikologi Politik - RILIS.ID
Jadwal Uji Kelayakan Gubernur BI, DPR: Kami Mainkan Psikologi Politik
Nailin In Saroh
Selasa | 06/03/2018 15.02 WIB
Jadwal Uji Kelayakan Gubernur BI, DPR: Kami Mainkan Psikologi Politik
Calon Tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) Periode 2018-2022, Perry Warjiyo. FOTO: RILIS.ID/Intan Nirmala Sari

RILIS.ID, Jakarta – Komisi XI DPR RI mengagendakan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo hingga akhir April 2018, atau sebelum reses DPR, Rabu (28/4/2018). 

"Kami memainkan psikologi politik. Kalau bisa di akhir kenapa harus di awal," ujar anggota Komisi XI DPR Hendrawan Supratikno di Jakarta, Senin (5/3/2018).

Pada Senin (5/3/2018) malam, Komisi XI DPR menggelar rapat internal untuk menentukan jadwal tiga agenda uji kelayakan dan kepatuhan di masa persidangan IV 2017-2018.

Selama masa persidangan periode 5 Maret-27 April 2017 ini, kata Hendrawan, Komisi XI cenderung mendahulukan fit and proper test untuk Deputi Gubernur BI terlebih dahulu guna mencari pengganti Perry Warjiyo, kemudian anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengganti Agung Joko S.

Perry yang merupakan bankir karir Bank Sentral, saat ini memang masih menjabat sebagai Deputi Gubernur BI sejak 2013.

Hendrawan mengakui seleksi calon Gubernur BI sarat dengan riak-riak politik dan menjadi agenda paling sengit di Komisi XI pada masa persidangan ini. "Semakin diundur, semakin banyak kami dapat panggung," kata dia.

Hendrawan mengatakan dalam Fraksi PDI Perjuangan, seluruh anggota menyatakan suara yang sama untuk mengawal terpilihnya Perry sebagai Gubernur BI.

"Fraksi kami jelas posisinya, sebagai partai pendukung pemerintah. Kalau sudah diajukan Presiden Joko Widodo, berati sudah melewati proses kajian yang matang," ungkapnya.

Komisi XI juga akan meminta pendapat kalangan industri keuangan dan juga akademisi guna membahas kapasitas Perry.

"Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) dan Himpunan Bank Negara (Himbara) akan segera dimintai pendapatnya," jelas Hendrawan.

Diketahui, DPR sudah secara resmi memproses surat Presiden Joko Widodo untuk pengajuan calon Gubernur BI periode 2018-2023 Perry Warjiyo, setelah surat tersebut dibacakan di sidang paripurna.

Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan, pengajuan Perry Warjiyo akan dibawa ke rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR pada Selasa (6/3). DPR secara resmi meminta calon gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dapat mensinergiskan kebijakan moneter Bank Sentral dengan kebijakan fiskal pemerintah, jika pencalonannya nanti disetujui oleh pemerintah.

Editor


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID