Ini Kata KPK Soal Koruptor Bisa Nyaleg Setelah 5 Tahun Bebas Penjara - RILIS.ID
Ini Kata KPK Soal Koruptor Bisa Nyaleg Setelah 5 Tahun Bebas Penjara
Tari Oktaviani
Kamis | 12/12/2019 16.05 WIB
Ini Kata KPK Soal Koruptor Bisa Nyaleg Setelah 5 Tahun Bebas Penjara
Rilis.id/Dendi Supratman

RILIS.ID, Jakarta – RILIS.ID, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tampaknya merasa keberatan dengan adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memperbolehkan mantan koruptor maju nyaleg jika telah melewati jangka waktu 5 tahun setelah selesai menjalani pidana penjara. Walaupun ada pembatasan waktu, namun KPK menganggap seharusnya pelaku korupsi sama sekali tak bisa maju dalam kontestasi pilkada. 

"Harapan KPK tentu saja setelah semua putusan pidana tersebut dilaksanakan barulah dapat dihitung titik awal 5 tahun tersebut. Jadi semua hukuman yang dituangkan di putusan sudah dilaksanakan, baik pidana penjara, lunas denda, lunas uang pengganti dan telah melaksanakan pencabutan hak politik," Kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Jakarta, Kamis (12/12/2019).

Febri mengatakan, seharusnya para pelaku korupsi tidak bisa sama sekali untuk maju sebagai calon Kepala Daerah. Sebab dikhawatirkan akan mengulangi perbuatannya untuk kembali korupsi uang rakyat.

"Harapan KPK, para pelaku korupsi ini dibatasi semaksimal mungkin agar tidak lagi memimpin masyarakat," ucapnya.

Kendati begitu, KPK tak bisa berbuat banyak. Febri menyampaikan memang ada sisi positifnya yakni setidaknya mengurangi bebasnya koruptor menjadi kepala daerah.

"Dari perspektif pemberantasan korupsi KPK melihat putusan ini dapat mengurangi resiko koruptor kembali menjadi Kepala Daerah. Sebagai tindak lanjut dan agar langsung dapat diimplementasikan, materi yg sudah ditegaskan MK tsb perlu dituangkan secara lebih teknis di Peraturan KPU," Paparnya.

 

 

 


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID