logo rilis
Ingin Cepat Hamil, Konsumsi Makanan Ini
Kontributor

15 Maret 2018, 19:02 WIB
Ingin Cepat Hamil, Konsumsi Makanan Ini
ILUSTRASI: Food & Wine Magazine

RILIS.ID, Jakarta— Harapan setiap pasangan setelah menikah umumnya segera diberi momongan. Tapi, kehamilan bagi wanita bukanlah sesuatu yang bisa di dapat dengan mudah.

Memang, ada wanita yang cepat hamil begitu beberapa bulan menikah. Namun, ada pula yang telah bertahun-tahun, tapi tak kunjung isi.

Apakah Anda termasuk wanita yang susah hamil meski telah melakukan berbagai cara? Solusinya mungkin bisa dengan mengonsumsi makanan berikut ini.

Melansir dari Parents, berikut makanan yang dianggap ampuh membantu wanita agar cepat berbadan dua:

1. Es krim

Studi menunjukkan, mengonsumsi satu atau dua porsi harian produk susu utuh seperti es krim, dapat melindungi wanita dari ketidaksuburan ovulasi. Selain es krim, produk olahan susu lainnya seperti keju dan yoghurt juga baik untuk Anda. Tapi ingat, jangan berlebihan.

2. Kacang polong

Kacang polong dipercaya dapat meningkatkan kesuburan. Penelitian di Harvard School of Public Health menemukan, wanita yang rutin mengonsumsi tumbuhan secara substansial cenderung tak mengalami kesulitan hamil. Jika Anda tak suka kacang ini, bisa diganti dengan tahu dan tempe.

3. Roti gandum

Karbohidrat kompleks seperti roti gandum dan nasi membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Apa hubungannya dengan hamil? Peningkatan kadar insulin bisa mengganggu hormon reproduksi.

4 Ikan salmon

Ikan salmon kaya akan asam lemak omega-3. Ini dapat membantu mengatur hormon reproduksi dan meningkatkan aliran darah ke organ reproduksi. Salmon juga lebih rendah merkuri dibanding ikan berlemak lainnya.

5. Sayuran hijau

Perbanyak makan sayuran hijau seperti bayam, brokoli dan sayuran hijau lainnya karena mengandung folat tinggi dan vitamin B. Sejumlah penelitian menunjukkan, kandungan yang ada pada sayuran tersebut dapat memperbaiki ovulasi.

6. Minyak zaitun

Minyak zaitun adalah lemak tak jenuh tunggal yang membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi peradangan di seluruh tubuh, termasuk peradangan pengganggu ovulasi, pembuahan dan perkembangan awal embrio.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID