Heboh Oknum Pendeta di Surabaya Dilaporkan Cabuli Jemaat sejak Usia 9 hingga 26 Tahun - RILIS.ID
Heboh Oknum Pendeta di Surabaya Dilaporkan Cabuli Jemaat sejak Usia 9 hingga 26 Tahun
AM Ikhbal
Rabu | 04/03/2020 21.24 WIB
Heboh Oknum Pendeta di Surabaya Dilaporkan Cabuli Jemaat sejak Usia 9 hingga 26 Tahun
Ilustrasi pencabulan. ( Foto: Istimewa)

RILIS.ID, Surabaya – Kasus dugaan pencabulan mendera oknum pendeta salah satu gereja di Embong Sawo, Surabaya, Jawa Timur. Dia dilaporkan ke polisi atas tuduhan telah mencabuli salah satu jemaat perempuan.

Tak tanggung-tanggung, terlapor diduga telah menyetubuhi korban sejak berusia 9 tahun sampai 26 tahun atau selama kurun waktu 17 tahun.

Oknum pendeta tersebut yakni berinisial LH. Dia dilaporkan korban pada 20 Februari 2020 di Mapolda Jatim. Laporan tersebut telah diterima dengan Nomor LP: LPB/155/II/2020/UM/SPKT.

Kasus ini pertama kali diungkapkan Aktivis Perempuan dan Anak Jeannie Latumahina. Dia diminta pihak keluarga korban untuk mengawal proses hukum yang berlangsung di Polda Jatim.

"Kami diminta perwakilan korban untuk melihat kasus dugaan kekerasan seksual anak-anak di bawah umur, dalam hal ini dugaan pencabulan. Prosesnya sudah dilaporkan ke Polda Jatim dan sedang berlangsung," ujar Jeannie di Mapolda Jatim seperti dilansir detik.com, Senin (2/3/2020).

Jeannie menyebut terlapor bukanlah pendeta biasa karena dia juga merupakan salah satu pimpinan gereja. Sementara korban anggota jemaatnya yang mendapat perlakuan tak senonoh sejak masih di bawah umur.

"Korban ini telah mengalami hal itu (dugaan pencabulan) dari usia 9 tahun. Jadi di bawah umur dia mengalami pencabulan," katanya.

Jeannie berharap proses penyelidikan kasus ini segera rampung. Dia ingin polisi menangani kasus tersebut dengan baik.

"Saya pikir penyidik di Polda Jatim akan mengungkapkan hal ini secara jelas ya. Saya hadir di sini sebagai permintaan dari keluarga korban untuk melihat proses yang sudah dilaporkan di Polda Jatim. Saat ini korban usianya sudah 26 tahun dan ini sesuatu hal yang sudah lama dan kami harus memberikan support," ucapnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo menyebut kasus ini masih ditangani pihaknya.

"Saya pelajari berkas perkaranya dulu ya," kata Truno.

Sumber Detik.com


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID