Hari Keluarga Nasional: Cinta Keluarga, Cinta Terencana - RILIS.ID
Hari Keluarga Nasional: Cinta Keluarga, Cinta Terencana
Ning Triasih
Jumat | 29/06/2018 11.36 WIB
Hari Keluarga Nasional: Cinta Keluarga, Cinta Terencana
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta – Hari ini adalah peringatan Hari Keluarga Berencana Nasional atau disingkat Harganas ke-25, Jumat (29/6/2018). Di momen ini, manfaatkan waktu sebaik mungkin untuk berkumpul dan berbagi cinta bersama keluarga. 

Keluarga adalah tempat pertama dalam membentuk sumber daya manusia yang berkarakter. Ya, di balik kesuksesan seseorang, ada peran penting keluarga di belakangnya.

Lalu tahukah Anda bagaimana sejarah Hari Keluarga Nasional?

Melansir dari laman keluargaindonesia, lahirnya Harganas lantaran pada 1945 usai Indonesia merdeka, situasi bangsa belum begitu kondusif. Untuk mempertahankan kemerdekaan, kala itu diberlakukan wajib militer (wamil) bagi rakyat. kibatnya, mereka yang menjalani wamil harus terpisah dari keluarga.

Tapi setelah melewati perjuangan panjang, pada 22 Juni 1949, Belanda akhirnya menyerahkan kedaulatan bangsa Indonesia secara utuh, hingga seminggu kemudian tepatnya pada 29 Juni 1949, para pejuang bisa kembali berkumpul bersama keluarga. Peristiwa inilah yang mendasari lahirnya peringatan Harganas.

Peringatan Harganas sendiri merupakan upaya dalam mengingatkan pemahaman seluruh masyarakat Indonesia tentang betapa pentingnya suatu keluarga. 

Keluarga mempunyai peranan dalam upaya memantapkan ketahanan nasional dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa. Dari keluargalah kekuatan dalam pembangunan suatu bangsa akan muncul.

Di samping itu, pengetahuan keluarga tentang usia nikah kala itu sangatlah rendah, di samping keinginan kuat untuk mengganti keluarganya yang gugur dalam peperangan, mengakibatkan perkawinan dini tinggi. Dampaknya tentu ada. Minimnya kesiapan saat menikah dini sangat berpengaruh terhadap tingginya angka kematian ibu dan bayi saat itu.

Tercatat dalam sejarah, 29 Juni 1970 merupakan puncak kristalisasi pejuang Keluarga Berencana (KB) untuk memperkuat program membatasi jumlah anak tersebut, sehingga tanggal itu dikenal sebagai permulaan Gerakan KB Nasional. Hari itu dikenal sebagai hari kebangkitan keluarga Indonesia. Hari bangkitnya kesadaran untuk membangun keluarga ke arah keluarga kecil bahagia dan sejahtera melalui KB.

Penetapan peringatan Hari Keluarga Nasional sebenarnya telah dicanangkan oleh Presiden Soekarno pada 29 Juni 1993 di Lampung. Namun, baru disahkan pada 15 September 2014 melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia, Nomor  39 Tahun 2014 tentang Hari Keluarga Nasional (Harganas). Tanggal 29 JUni ditetapkan sebagai Hari Keluarga Nasional dan bukan hari libur.

Selamat Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2018!


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID