Harga Beras DKI Jakarta Turun Bertahap - RILIS.ID
Harga Beras DKI Jakarta Turun Bertahap
Ainul Ghurri
Selasa | 13/02/2018 16.53 WIB
Harga Beras DKI Jakarta Turun Bertahap
Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Arief Prasetyo Adi. FOTO: RILIS.ID/Ainul Ghurri

RILIS.ID, Jakarta – Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Arief Prasetyo Adi menyebut, harga beras lokal saat ini sudah mengalami penurunan, sebagai contoh yakni beras premium yang mencapai Rp13.300 per kilogram (kg). Sedangkan beras medium berkisar antara Rp10.200-Rp10.700 per kg.

"Kalau kita lihat turun tapi tidak langsung tinggi, tapi bertahap dari Rp200, Rp400, dan Rp600, sampai saat ini Rp600 sudah ada turunnya. Sekarang kalau beras angkanya Rp13.300," katanya kepada rilis.id di kantor PT Food Station Tjipinang, Klender, Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Arief menambahkan, penurunan ini bakal terus berlanjut hingga minggu kedua Februari. Pasalnya, sentra produksi di daerah masih memenuhi kebutuhannya, seperti panen, menggiling, menjemur. Sehingga, lanjut Arief, dari daerah tidak akan mengirim pasokan terlebih dahulu sebelum daerahnya dipenuhi. Sisanya, baru akan dikirim ke Jakarta.

"Harusnya dalam dua minggu ini angkanya terus turun, karena sentra produksi masih memenuhi daerahnya dulu, kalau sudah penuh daerahnya, biasanya baru rembes kesini, dari Jawa Tengah dimulai dari Demak, Kudus, Grobogan, Karanganyar, Karangpandan," terangnya.

Selain itu, Arief mengatakan, untuk stok beras di pasar induk beras Cipinang (PIBC), saat ini sudah tersedia 24 ribu ton. Padahal normalnya PIBC memiliki stok 25 ribu sampai 30 ribu ton.

"Stok beras di pasar induk Cipinang saat ini mencapai 24 ribu ton," tuturnya.

Jika dibandingkan 2017 dan 2016, angka stok beras pada Februari 2018 merupakan paling rendah. Stok beras pada 2017 sebesar 33,7 ribu ton. Bahkan pada 2016 stok beras jumlahnya lebih tinggi dibanding 2017, yakni sebesar 52,6 ribu ton.

Editor Elvi R


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID