logo rilis
Hamdan Zoelva: Larangan Koruptor Nyaleg Hanya Bisa Dibatalkan Lewat Uji Materi
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
01 Juli 2018, 12:31 WIB
Hamdan Zoelva: Larangan Koruptor Nyaleg Hanya Bisa Dibatalkan Lewat Uji Materi
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman

RILIS.ID, Jakarta— Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Hamdan Zoelva, turut berkomentar terkait  Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 yang melarang mantan terpidana korupsi mengikuti Pemilu Legislatif 2019.

Menurut dia, PKPU itu berpotensi untuk dibatalkan oleh pengadilan di Mahkamah Agung (MA).

"PKPU yang melarang mantan terpidana korupsi mengikuti Pemilu Legislatif 2019, ini bertentangan dengan Undang-Undang. PKPU tersebut sangat potensial untuk dibatalkan oleh pengadilan (Mahkamah Agung)," ujarnya melalui siaran persnya kepada rilis.id, Minggu (1/7/2018). 

Ketua Umum Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam (SI) itu menilai, KPU merupakan penyelenggara pemilu yang tidak berwenang mengatur sesuatu yang bertentangan dengan undang-undang. Namun, lanjutnya, PKPU itu hanya bisa batal melalu judicial review atau uji materi ke MA. 

"PKPU tersebut  tidak batal demi hukum, kecuali melelaui proses judicial review ke Mahkamah Agung," ujarnya. 

Hamdan menambahkan, pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM juga tidak memiliki kewenangan untuk menolak mengundangkan PKPU tersebut. 

"Kemenkum HAM  hanya memiliki kewenangan administratif untuk mengundangkan, tidak berwenang menilai materinya," tandasnya.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID