Gunung Agung Meletus, Kementan Siapkan Lokasi Penampungan Ternak - RILIS.ID
Gunung Agung Meletus, Kementan Siapkan Lokasi Penampungan Ternak
Elvi R
Senin | 04/12/2017 10.11 WIB
Gunung Agung Meletus, Kementan Siapkan Lokasi Penampungan Ternak
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementerian Pertanian (Kementan) I Ketut Diarmita bersama

RILIS.ID, Jakarta— Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementerian Pertanian (Kementan) I Ketut Diarmita mengatakan, Kementan telah menyiapkan lokasi penampungan ternak untuk korban bencana alam Gunung Agung. 

Menurut dia, lokasi terdampak dinilai tidak baik untuk keselamatan dan keamanan ternak-ternaknya. 

“Kementerian Pertanian bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat telah meyiapkan 14 titik lokasi penampungan ternak yang aman, serta telah menurunkan Tim Satgas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Satgas PKH) yang bertugas dari sejak ditetapkannya status Gunung Agung awas pada tanggal 23 September 2017 hingga turun jadi siaga, kemudian meningkat menjadi awas sampai dengan saat ini”, kata Diarmita melalui siaran pers yang diterima rilis.id, di Jakarta, Senin (04/12/2017).

Diarminta menyebut, lokasi penampungan dibangun di lima kabupaten, seperti Kabupaten Klungkung, Kabupaten Buleleng, Kabupaten Karangasem, Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Bangli.

“Lokasi penampungan ternak yang kami siapkan ini pastinya lebih aman bagi ternak warga daripada ternak berada di Kawasan Rawan Bencana (KRB)," ujar dia.

Disamping itu, lokasi penampungan ternak juga menyediakan berbagai kebutuhan ternak. Diantaranya adalah pakan hijau dan konsentrat, obat-obatan, pelayanan kesehatan, serta petugas yang memberikan pelayanan untuk ternak.

Diarmita menjelaskan, untuk membantu proses evakuasi ternak dan lain-lain, Tim Satgas PKH Antisipasi Erupsi Gunung Agung Bali yang telah dibentuk melalui SK No. 9764 tahun 2017 tertanggal 29 September 2017.

“Tim Satgas yang kita bentuk terdiri dari Ditjen PKH (Pusat dan UPT), Dinas PKH Provinsi Bali, Dinas Kabupaten (6 Kabupaten) yang membidangi fungsi peternakan dan kesehatan hewan. Tim Satgas tersebut dari mulai kita bentuk sampai saat ini masih terus bekerja di lapangan," jelas dia.

Berdasarkan laporan dari Ketua Satgas I Ketut Gede Nata Kesume, di beberapa lokasi kandang penampungan terdapat 35 ekor ternak yang terjual (jantan bakalan) dan beberapa pedet betina.

Seperti diketahui, Gunung Agung meletus sejak, Senin (27/11). Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, meletusnya Gunung Agung yang diikuti peningkatan status Awas mengharuskan warga di 22 desa tersebut keluar dari radius berbahaya sejauh 8 hingga 10 kilometer dari kawah gunung.

Seluruh pengungsi tersebar di 299 titik pengungsian, yakni di Kabupaten Buleleng (5.992 jiwa), Klungkung (7.790 jiwa), Karangasem (22.738 jiwa), Bangli (864 jiwa), Tabanan ( 657 jiwa), Kota Denpasar ( 1.488 jiwa), Gianyar (2.968 jiwa), Badung (549 jiwa), dan Jembrana (312 jiwa).

 


Tags
#Gunung Agung Meletus
#Erupsi Gunung Agung
#Bali
#Ternak Pengungsi
#Ternak
Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID