logo rilis
Gubernur Sulsel Kena OTT KPK Usai Melantik 11 Kepala Daerah Terpilih
Kontributor
RILIS.ID
27 Februari 2021, 09:40 WIB
Gubernur Sulsel Kena OTT KPK Usai Melantik 11 Kepala Daerah Terpilih
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. FOTO: Instagram Nurdin Abdullah

RILIS.ID, Jakarta— Beberapa jam sebelum terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK, Gubernur Sulawesi Selatan (Sulses) Nurdin Abdullah melantik sebelas kepala daerah terpilih hasil Pilkada Serentak 2020.

Diketahui, Nurdin terjaring OTT KPK terkait kasus korupsi. Kegiatan tangkap tangan tersebut dilakukan pada Jumat (26/2/2021) malam.

Atas nama Presiden Republik Indonesia, hari ini (Kamis, 26 Februari 2021) saya secara resmi melantik sebelas Kepala Daerah dan Wakilnya di Sulawesi Selatan, yang merupakan hasil Pilkada Langsung beberapa waktu lalu,” kata Nurdin melalui akun resmi Instagram miliknya, yang dikutip Rilis.id, Sabtu (27/2/2021).

Nurdin percaya bahwa sebelas kepala daerah yang dilantik merupakan orang-orang pilihan di daerahnya masing-masing, yang dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab serta amanah dari rakyat dengan sebaik-baiknya.

Ia pun mengajak kepada para pemimpin daerah untuk bersama-sama membangun, bekerja untuk rakyat, berkolaborasi dan bersinergi memberikan yang terbaik, termasuk untuk terus berjuang melindungi kesehatan masyarakat Sulsel dari pandemi Covid 19 dengan tanpa melupakan sektor ekonomi demi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan.

Selamat bekerja untuk Sulsel Jaya,” tulis Nurdin.

Sebelumnya, Pelaksana tugas Juru Bicara KPK Bidang Penindakan Ali Fikri membenarkan penangkapan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

"Benar, Jumat (26/2) tengah malam, KPK melakukan tangkap tangan terhadap kepala daerah di Sulawesi Selatan terkait dugaan tindak pidana korupsi," kata Ali melalui pesan WhatsApp miliknya, Sabtu (27/2/2021).

Namun, Ali belum bisa menjelaskan secara detail terkait kasus yang menjerat Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. Termasuk siapa saja yang diamankan dalam OTT tersebut.

"Informasi lebih lengkap, siapa saja yang ditangkap dan barang bukti apa yang diamankan, saat ini belum bisa kami sampaikan," ujar Ali.

Saat ini, kata Ali, tim penyidik KPK masih bekerja. Ia berujar kronologi kasus yang menjerat Nurdin Abdullah akan diinformasikan lebih lanjut.

"Tim masih bekerja dan perkembangannya (penangkapan) nanti akan kami sampaikan kepada rekan-rekan semua," tandasnya. (*)


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID