logo rilis
Gerindra Masuk Pemerintahan, Ekonomi Diklaim Stabil
Kontributor
Nailin In Saroh
18 November 2019, 14:02 WIB
Gerindra Masuk Pemerintahan, Ekonomi Diklaim Stabil
Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

RILIS.ID, Jakarta— Ekonomi Indonesia diklaim bergerak positif semenjak pembentukan kabinet baru pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. Hal ini lantaran stabilitas politik terjaga pasca masuknya oposisi yakni partai Gerindra ke pemerintah.

Ketua DPP Partai Golkar Ahmad Riza Patria mengaku optimis pemerintah bisa menghadapi gejolak ekonomi. Menurutnya, politik dalam negeri yang sudah mencair menjadi faktor stabilnya perekonomian nasional, selain tim ekonomi Jokowi berpengalaman. 

"Bergabungnya Gerindra ke dalam koalisi pemerintah antara lain agar stabilitas politik terjaga dengan baik. Untuk itulah saya optimis pemerintah bisa menghadapi gejolak ekonomi yang terjadi," ujar Riza Patria kepada wartawan Minggu (17/11/2019) malam.

Riza mengungkapkan kesediaan Prabowo dan Partai Gerindra menerima tawaran Presiden Jokowi masuk dalam koalisi pemerintah semata-mata adalah untuk kepentingan bangsa dan negara. Termasuk antara lain agar tercipta stabilitas politik dalam negeri pasca Pilpres 2019.

"Untuk kepentingan bangsa dan negara yang lebih baik, pak Prabowo dan Partai Gerindra menerima ajakan Presiden Jokowi menjadi koalisi pemerintah ini. Tidak ada tujuan lain," kata Legislator Daerah Pemilihan Bogor Kota dan Cianjur ini.

Selain itu, Riza mengatakan, Prabowo dan Partai Gerindra memahami sepenuhnya bahwa Presiden Jokowi membutuhkan terciptanya stabilitas politik guna mewujudkan program pembangunan ekonomi dalam lima tahun periode ke dua kepemimpinannya. 

Pasalnya, kata Riza, Gerindra menilai tantangan perekonomian yang dihadapi pemerintah tidak ringan. Padahal, beban utang dikatakan sudah besar. 

"Penerimaan negara dari pajak semakin berat tantangannya karena perusahaan mengalamin tekanan ekonomi. Disinilah kemampuan tim ekonomi pemerintahan mendapat ujian," jelas Riza. 

"Namun saya yakin mereka bisa mengatasi karena sudah punya pengalaman antara lain saat menghadapi masalah ekonomi 2008 dan sebagainya," tambah Anggota Komisi II DPR RI ini. 

 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID