Diumumkan Jadi Calon Tunggal, Ini Pesan Ketua DPR untuk Gubernur BI Selanjutnya - RILIS.ID
Diumumkan Jadi Calon Tunggal, Ini Pesan Ketua DPR untuk Gubernur BI Selanjutnya
Nailin In Saroh
Senin | 05/03/2018 14.18 WIB
Diumumkan Jadi Calon Tunggal, Ini Pesan  Ketua DPR untuk Gubernur BI Selanjutnya
Calon Tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) Periode 2018-2022, Perry Warjiyo. FOTO: RILIS.ID/Intan Nirmala Sari

RILIS.ID, Jakarta – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo menilai, kebijakan moneter Bank Indonesia (BI) terlampau netral dan mempersempit ruang untuk melonggarkan suku bunga acuan tahun ini. Untuk itu, ia berharap calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dapat mensinergiskan kebijakan moneter Bank Sentral dengan kebijakan fiskal pemerintah, yang bisa berdampak langsung terhadap kesejahteraan rakyat.

Bambang mengatakan, permintaannya itu berkaitan dengan derasnya tekanan ekonomi eksternal. 

"Serta, harus dapat mengurangi kemiskinan dan mengatasi masalah kesenjangan," ujar Bambang di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (5/3/2018).

Diketahui, dalam Rapat Paripurna DPR, Senin (5/3) telah dibacakan surat Presiden Joko Widodo terkait calon tunggal Gubernur BI.

BI mempertahankan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate (7DRRR) sebanyak enam kali berturut-turut sejak Agustus 2017 di level 4,25 persen. Sikap netral tersebut, muncul setelah pemangkasan suku bunga acuan sebanyak 200 basis poin pada Desember 2015 hingga Agustus 2017.

Menurut Bambang, Perry harus dapat mengarahkan kebijakan moneter untuk melengkapi kebijakan fiskal, agar menjadi instrumen pembangunan nasional yang berdampak langsung bagi kemakmuran rakyat.

"Kebijakan moneter dan fiskal harus dalam irama yang sama dan nada yang saling melengkapi," jelas Politisi Golkar ini.

Bambang menambahkan, secara personal Perry merupakan bankir bank sentral di jajaran Deputi Gubernur BI yang paling senior dan memahami kondisi internal BI. "Dia pribadi yang hangat, tekun, profesional, punya kemampuan teknis yang memadai dan punya pengalaman yang panjang," tandasnya.

Editor


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID