logo rilis
Ditegur Satgas Karena Sebabkan Kerumunan, Kegiatan Tim Pemenangan Ben-Pilar Jalan Terus
Kontributor
Doni Marhendro Teguh
30 April 2021, 15:31 WIB
Ditegur Satgas Karena Sebabkan Kerumunan, Kegiatan Tim Pemenangan Ben-Pilar Jalan Terus
Foto: Istimewa

RILIS.ID, Tangerang Selatan— Acara silaturahmi tim pemenangan Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan di Aula Balaikota Tangerang Selatan (Tangsel) mendapat sorotan sejumlah pihak.

Bahkan, pertemuan tim pemenangan yang diselenggarakan selama dua hari di kantor pemerintahan itu dituding sebagai penyalahgunaan kewenangan atau abuse of power, Jumat (29/4/2021).

Pertemuan yang mengundang kerumunan massa saat pandemi tersebut sempat viral di media sosial youtube dan pesan berantai Whatsaap.

Pasalnya, kerumunan itu tidak dibubarkan oleh Tim Satgas Covid-19 maupun Satpol PP Tangsel.

Sementara, salah seorang anggota Satgas Covid-19 Tangsel mengaku sempat menegur kerumunan itu. Namun, teguran itu diakuinya tidak diindahkan.

“Antusiasme masyarakat yang datang tak bisa dibendung, sebenarnya kami sudah perhitungkan kapasitas untuk 50 persen saja. Itu insidentil, kita sudah menegur warga yang datang tidak memakai master,” terang Essa, anggota Satgas Covid-19 dari BPBD Tangsel.

Anggota DPRD Tangsel dari Fraksi Gerindra-PAN, TB. Adha Saputra kepada Rilis.id mengatakan, ada dugaan pelanggaran etika dan penyalahgunaan kewenangan (abuse of power) yang dilakukan Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan.

Menurutnya, penggunaan fasilitas Pemkot dan diundang secara resmi oleh Sekda Bambang Nurtjahyo di duga acara hura-hura. Pihaknya menduga pesta kemenangan itu menggunakan dana APBD.

“Kegiatan itu jelas menyakiti hati masyarakat Tangsel yang pada saat pandemi ini sangat terpukul ekonominya. Seharusnya Ben-Pilar menjadi pemimpin untuk seluruh masyarakat Tangsel, bukan mendikotominya menjadi pendukung dan bukan pendukungnya,” ujar Adha Saputra.

Adha pun beranggapan, kejadian tersebut membuktikan bahwa  Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih saat ini tidak memiliki semangat persatuan dalam membangun Tangsel.

“Pelanggaran hukum ini dugaan penggunaan fasilitas Pemkot dan APBD untuk kepentingan pribadi, ini harus segera diusut. Pihak berwenang harus bertindak tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Sementara pihak panitia penyelenggara atau Sekda Tangsel Bambang Noertjahjo sebagai orang yang bertanggungjawab atas kegiatan itu, hingga kini belum dapat diminta keterangan. (*)

 

Editor: Andry Kurniawan


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID