Diskriminasi Muslim India, Fadli Zon Desak Pemerintah RI Bersuara - RILIS.ID
Diskriminasi Muslim India, Fadli Zon Desak Pemerintah RI Bersuara
Nailin In Saroh
Jumat | 20/12/2019 23.03 WIB
Diskriminasi Muslim India, Fadli Zon Desak Pemerintah RI Bersuara
Ketua BKSAP DPR RI, Fadli Zon.

RILIS.ID, Jakarta – Ketua BKSAP DPR Fadli Zon mendesak pemerintah bersuara mewakili aspirasi umat Islam atas kasus diskriminasi yang menimpa muslim India. Dimana, Undang-Undang (UU) Amandemen Warga Negara, atau “Citizenship Amendment Bill” (CAB) diloloskan oleh Majelis Rendah dan Tinggi India, pada 11 Desember 2019 lalu.

UU ini sedang menjadi kontroversi, bukan hanya di India, tapi juga di tengah masyarakat internasional. Dunia Islam umumnya mengecam UU tersebut lantaran dianggap sebagai UU Anti-Muslim yang bersifat diskriminatif dan bisa menimbulkan persekusi.

“Apa yang sedang terjadi di India ini tentunya mengundang keprihatinan kita juga. UU yang diskriminatif terhadap kaum minoritas Muslim di India ini memberi catatan kepada kita mengenai pentingnya mengontrol dan memberi catatan pada merebaknya populisme keagamaan, atau populisme-kanan,” ujar Fadli Zon, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/12/2019).

Fadli sangat menyayangkan, karena negara demokrasi terbesar di dunia itu justru diskriminatif dan intoleran.

Waketum Gerindra ini pun mendorong pemerintah RI untuk turut mengangkat isu ini di dunia internasional. 

Menurutnya, sebagai negara demokrasi muslim terbesar di dunia, dan baru terpilih sebagai Anggota Dewan HAM PBB, Indonesia memiliki kapasitas untuk turut merespon situasi yang terjadi di India hari ini. Bahkan situasi yang dialami muslim di Palestina, Rohingya, Uighur dan lain-lain. 

“Saya berharap Pemerintah Indonesia, ikut menyuarakan aspirasi umat Islam Indonesia yang prihatin dengan politik diskriminasi yang mengancam saudara-saudara Muslim di berbagai negara termasuk di India,” katanya.
 


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID