Din Syamsuddin Bentuk Koalisi Masyarakat, Ini Respons PPP - RILIS.ID
Din Syamsuddin Bentuk Koalisi Masyarakat, Ini Respons PPP
Zulhamdi Yahmin
Senin | 03/08/2020 14.03 WIB
Din Syamsuddin Bentuk Koalisi Masyarakat, Ini Respons PPP
Din Syamsuddin. FOTO: Antara

RILIS.ID, Jakarta – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) merespons langkah mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin membentuk koalisi masyarakat bersama beberapa elemen lain. 

Menurut Sekretaris Fraksi PPP DPR RI, Achmad Baidowi, pihaknya mempersilakan Din Syamsuddin melakukan hal itu lantaran sudah nenjadi hak politik warga. 

"Karena sebagai gerakan moral sah-sah saja dilakukan asalkan masih dalam koridor konstitusi," kata Achmad Baidowi (Awiek) di Jakarta, Senin (3/8/2020). 

Din mengatakan, sebagai kekuatan moral, bisa saja berpengaruh namun tidak bisa kalau dalam konteks kekuatan politik. Kalau dalam konteks kekuatan politik, menurutnya, harus konstitusional yaitu melalui pemilu sebagai prosedur demokrasi.

"Namun untuk menjadi kekuatan politik, ya harus konstitusional yaitu melalui pemilu sebagai prosedur demokrasi," ujarnya.

Menurut dia, saat ini sudah ada DPR hasil Pemilu 2019 yang sah dan konstitusional dalam melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan, maupun menjadi gerakan politik untuk membuat keputusan.

Sebelumnya, sejumlah tokoh politik melakukan pertemuan di kawasan Fatmawati, Jakarta pada Minggu (2/8), mereka sepakat membentuk Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

Acara ini dihadiri berbagai tokoh politik antara lain akademisi Rocky Gerung, mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, Politisi PBB Ahmad Yani, Pengamat Politik Refly Harun, mantan mantan penasihat KPK Abdullah Hehamahua, dan Said Didu.

Din Syamsuddin mengatakan koalisi tersebut merupakan gerakan moral dan tidak bertujuan untuk menjatuhkan atau memakzulkan kepemimpinan Presiden Jokowi.

"Ini bukan gerakan politik praktis kekuasaan, tidak ada satu katapun bahwa gerakan ini ingin memakzulkan atau memberhentikan seseorang atau sebuah rezim," katanya.

Menurut dia, koalisi tersebut akan mengkaji berbagai permasalahan yang terjadi di Indonesia dan menawarkan solusinya.


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID