logo rilis
Dewan Pers Sebut Belanja Iklan Media Mayoritas Masuk ke Medsos
Kontributor
Imron Hakiki
09 Juni 2021, 17:24 WIB
Dewan Pers Sebut Belanja Iklan Media Mayoritas Masuk ke Medsos
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malang Aniswaty Aziz saat memberikan sambutan dalam sosialisasi Kode Etik Jurnalistik di Hotel Ibis, Kota Malang, Rabu (9/6/2021). FOTO: RILIS.ID/Imron Hakiki

RILIS.ID, Malang— Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri Dewan Pers Agus Sudibyo menilai peran media mainstream saat ini kalah dengan media sosial (medsos).

"Salah satu indikator kekalahan itu, di antaranya serapan belanja iklan saat ini 75-80 persen dikuasai oleh media sosial," katanya sosialisasi kode etik jurnalistik yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malang di Hotel Ibis, Kota Malang, Rabu (9/6/2021).

"Sisanya masuk ke media mainstream, seperti radio, televisi, online, dan cetak," lanjut Agus.

Oleh karena itu, Agus berpesan kepada wartawan agar tidak menjadi followers pada media sosial. Artinya, tidak menyajikan berita yang tolak ukurnya viral di media sosial.

"Jangan hanya mempertimbangkan clickbait, tapi harus berdasarkan fakta dan berimbang," ujarnya.

Ke depan, menurut Agus, Dewan Pers juga akan mengatur informasi yang masuk di media sosial.

Pihaknya menilai media sosial bukan hanya perusahaan teknologi, melainkan juga perusahaan informasi.

"Aturannya saat ini sedang kami godok di internal Dewan Pers," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malang Aniswaty Aziz menuturkan sosialisasi digelar untuk memantapkan kode etik para wartawan saat menjalankan profesinya di lapangan.

"Mulai dari menggali data, wawancara, sekaligus menulis berita," katanya.

Sosialisasi yang dibuka Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto tersebut menghadirkan Ketua PWI Jawa Timur Ainur Rohim dan Direktur LPW PWI Malang Raya Asan Haji sebagai pemateri. (*)

Editor: Segan Simanjuntak


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID