logo rilis
Demokrat Usul Pansus Bahas Pembelian 51 Persen Saham Freeport
Kontributor
Nailin In Saroh
30 Juni 2020, 23:17 WIB
Demokrat Usul Pansus Bahas Pembelian 51 Persen Saham Freeport
Tambang Freeport. FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Anggota Fraksi Demokrat Muhammad Nasir, mendorong Komisi VII DPR RI agar membentuk panitia khusus (Pansus) untuk menelusuri rencana pembelian saham PT Freeport sebesar 51 persen. Sebab ia menilai, pembelian saham perusahaan tambang tersebut perlu dikaji secara lebih mendalam.

"Kita konsultasi ke internal fraksi, internal komisi, saya sarankan soal Freeport dan pembelian saham atau penambahan hutang, kita buat pansus aja," ujar Nasir saat RDP Komisi VII DPR RI dengan beberapa Dirut BUMN Pertambangan di Kompleks Parlemen,  Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2020).

Nasir menduga, PT Freeport telah dijadikan komoditas politik untuk Pilpres 2019, padahal di 2021 urusan Freeport ini sudah selesai. Karena itu menurutnya, pembelian saham PT Freeport perlu diselidiki secara mendalam, agar jangan sampai BUMN melakukan pengajuan hutang secara terus menerus.

"Bisa aja, tiga perusahaan ini bangkrut kalau hutang begini terus dan coba buat data secara rinci supaya terang benderang," bebernya.

Anggota Komisi VII DPR RI ini mengaku sangat prihatin dengan kondisi PT Freeport yang melakukan pengajuan hutang secara terus menerus dan bisa menjadi bom waktu.

"Kasian warga papua kalau begini terus, apa papua seperti ini saja papua jga harus maju seperti jakarta," katanya.

Nasir mengingatkan, jangan sampai PT Freeport hanya dijadikan 'sapi perah' untuk kepentingan tertentu. Sehingga, kata dia, pembentukan pansus menjadi solusi untuk menemukan pemain sebenarnya.

"Pansuskan saja, karena ga jelas laporan keuangan tentang pembelian saham freeport ini bisa jadi sapi perah saja," pungkas legislator dapil Riau ini. 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID