Demokrat Sebut PDIP 'Cemen' Gara-gara Rocky Gerung - RILIS.ID
Demokrat Sebut PDIP 'Cemen' Gara-gara Rocky Gerung
Nailin In Saroh
Kamis | 05/12/2019 11.30 WIB
Demokrat Sebut PDIP 'Cemen' Gara-gara Rocky Gerung
Politisi Demokrat Jansen Sitindaon

RILIS.ID, Jakarta – Anggota DPR dari fraksi PDIP, Junimart Girsang, melaporkan pengamat politik Rocky Gerung lantaran menyebut Presiden Joko Widodo tak paham Pancasila. Junimart secara blak-blakan mengaku tersinggung dengan pernyataan dosen filsafat Universitas Indonesia itu. 

“Karena Presiden Jokowi adalah dari PDIP, dan atas seizin pengurus saya akan melaporkan karena sudah menghina simbol negara,” kata Junimart Girsang di acara ILC bertajuk “Maju Mundur FPI”, Selasa (3/12/2019).

Menanggapi masalah ini, Politisi Demokrat Jansen Sitindaon mengaku bosan melihat tingkah para politisi yang gemar lapor melapor ke pihak berwajib karena urusan beda argumen.

“Sudahlah. Sudah capek kita sejak pilpres kemarin karna soal beda argumen saja lapor melapor polisi. Polisi juga capek ngurusi soal beginian terus. Diluar sana masih banyak kejahatan yg lebih penting harus mereka tuntaskan. Argumen ya dibalas argumen. Bukan malah lapor polisi,” kata Jansen Sitindaon geram, Kamis (5/12).

Menurutnya, jika dalam forum diskusi dirasa pendapat tidak tepat, maka harusnya dibantah saja atau lawan sekeras-kerasnya di forum tersebut dengan argumen yang setimpal. Malahan, Jansen menyebut sikap lapor polisi sama saja tidak ada nyali. 

“Kalau habis diskusi lapor polisi, “cemen” namanya itu. Karena menjadi tidak ada artinya kita diskusi dan tukar pikiran. Adab diskusi itu: semua perbedaan selesai dimeja diskusi habis itu salaman,” tegas dia.

Jansen menilai, pancasila harus dimaknai dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Jika berbicara soal pemerintah, kata Jansen, maka harus ada kebijakan yang bersifat pancasilais.

“Kalau pemerintah benar mengamalkan Pancasila, harusnya tampak dalam kebijakannya. Itulah yang saya tangkap maksud Rocky Gerung semalam,” pungkas politisi asal Sumatera Utara ini.


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID