logo rilis
Demokrat Kota Gunungsitoli Minta AHY Tak Koalisi dengan PDIP di Pilkada 2020
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
21 Juli 2020, 14:15 WIB
Demokrat Kota Gunungsitoli Minta AHY Tak Koalisi dengan PDIP di Pilkada 2020
Ketua DPC Demokrat Kota Gunungsitoli, Herman Jaya Harefa. FOTO: Dok. Pribadai

RILIS.ID, Gunungsitoli — DPC Partai Demokrat Kota Gunungsitoli meminta kepada Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk tidak berkoalisi dengan PDI Perjuangan (PDIP) dalam Pilkada 2020. 

Permintaan itu disampaikan Ketua DPC Demokrat Kota Gunungsitoli, Herman Jaya Harefa, sebagai respons atas pernyataan Plt. Ketua DPD PDIP Sumatera Utara, Djarot Syaifullah Hidayat. 

Sebelumnya Djarot menyatakan PDIP tidak akan berkoalisi dengan Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Pilkada 2020. 

Herman menilai, pernyataan Djarot tersebut telah menghina Partai Demokrat. 

"Penolakan koalisi itu adalah penghinaan kepada kader dan partai Demokrat," kata Herman dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/7/2020). 

Herman menilai, koalisi dengan PDIP di Pilkada Kota Gunungsitoli juga tidak akan menguntungkan AHY di Pilpres 2024. Termasuk, bagi kader yang tengah membesarkan Demokrat di kota tersebut. 

" Alasan Djarot Syaifulah Hidayat bahwa Partai Demokrat tidak berada pada koalisi pemerintahan, harusnya dapat dipahami sebagai pilihan politik dalam berdemokrasi,  bukan sebagai balas dendam politik," ujarnya. 

Wakil ketua DPRD Kota Gunungsitoli itu mengatakan, semua partai politik berideologi Pancasila. Sehingga, menurutnya, tidak boleh ada partai yang merasa lebih Pancasilais dari partai yang lain. 

"Semua partai politik memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam membangun bangsa," tegas Herman. 

Dia menegaskan, DPC Partai Demokrat Kota Gunungsitoli tidak pernah meminta-minta untuk berkoalisi dengan PDIP. Bahkan, pihaknya juga  menolak berkoalisi dalam pilkada mendatang. 

Herman menyesali pernyataan Djarot Syaifullah Hidayat yang seolah-olah menganggap Partai Demokrat mengemis untuk berkoalisi. 

"Atas nama seluruh kader Demokrat, khususnya di Kota Gunungsitoli, meminta pak AHY tidak memberikan rekomondasi kepada kader PDI Perjuangan pada pilkada 9 Desember 2020. Kader Demokrat memiliki harga diri, sehingga calon yang diusung diharapkan dari kader internal partai," tandasnya. 


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID