logo rilis
Debat Pilgub Jatim 2018, Berebut Suara Swing Voter
Kontributor
Budi Prasetyo
10 April 2018, 15:29 WIB
Debat Pilgub Jatim 2018, Berebut Suara Swing Voter
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Pengamat politik dari Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, Suko Widodo menilai, kualitas kandidat di Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018 akan terlihat dalam debat terbuka yang berlangsung malam nanti. Publik akan tahu, kandidat yang punya kapasitas memimpin Jatim. 

"Debat merupakan forum yang bagus untuk menilai kualitas kandidat dalam pilkada," katanya, Selasa (10/4/2018).

Kandidat harus bisa menjelaskan program kepada masyarakat. Menurutnya, hal itu agar bisa meyakinkan pemilih dan mendulang suara maksimal saat pencoblosan. 

"Di sinilah kapasitas kandidat sebagai calon pemimpin diperlihatkan. Mulai dari penguasaan visi, apa yang akan dilakukan hingga gaya komunikasinya," katanya. 

Selama ini, kata Suko, publik belum bisa menilai kapasitas kandidat. Mereka hanya disuguhi berita seremonial dan dukung mendukung kepada Paslon.

"Sejauh ini, publik hanya menyaksikan kandidat berkunjung ke tempat tempat tertentu, tetapi tidak ada proses penyampaian rencana masa depan yang ditawarkan kepada publik. Maka debat menjadi penting untuk melihat kualitas kepemimpinan seseorang," tegasnya. 

Menurut dia, kandidat yang unggul bisa memengaruhi swing voter, yang sampai saat ini belum menentukan pilihan. 

"Mereka yang berpotensi terpengaruh adalah kalangan terdidik dan kauk milenial," pungkasnya. 

Seperti diketahui, debat Pilgub Jatim diselenggarakan pada Selasa (10/4), selama 2 jam mulai pukul 19.30 hingga 21.30 WIB di salah satu stasiun televisi swasta. Debat tersebut diikuti dua pasangan, yakni Khofifiah Indar Parawansa-Emil Dardak dan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarnoputri.

Editor: Sukma Alam




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID