logo rilis
Dampak COVID-19, Hari Ini 35.676 Napi dan Anak Resmi 'Hirup Udara Bebas'
Kontributor
Nailin In Saroh
08 April 2020, 13:30 WIB
Dampak COVID-19, Hari Ini 35.676 Napi dan Anak Resmi 'Hirup Udara Bebas'
Ilustrasi narapidana di lembaga pemasyarakatan. FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Sebanyak 35.676 narapidana dan anak hari ini, Rabu (8/4/202) telah dibebaskan terkait upaya pencegahan dan penanggulangan penyebaran COVID-19 di lembaga pemasyarakatan, rumah tahanan negara, dan lembaga pembinaan khusus anak (LPKA). 

Mereka dapat kembali menghirup udara bebas melalui program asimilasi dan integrasi dari kementerian hukum dan HAM. 

"Ini adalah update 8 April 2020 pukul 09.00 WIB," ujar Kepala Bagian Humas Ditjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Rika Aprianti dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (8/4).

Dalam data Ditjen Pemasyarakatan, dari jumlah tersebut sebanyak 33.861 orang di antaranya keluar penjara melalui program asimilasi, terdiri dari 33.078 narapidana dan 783 anak.

Sementara 1.815 orang lainnya dinyatakan bebas melalui program hak integrasi, baik berupa pembebasan bersyarat, cuti bersyarat, maupun cuti menjelang bebas, dengan rincian 1776 narapidana dan 39 anak.

Adapun Kementerian Hukum dan HAM menargetkan jumlah narapidana dan anak yang dibebaskan melalui program asimilasi dan integrasi sekitar 30.000 orang.

Rika menambahkan, program pembebasan narapidana dan anak di lapas, rutan dan LPKA di seluruh Indonesia akan berlangsung hingga pandemi COVID-19 di Indonesia berakhir.

"(Ini berakhir) sampai berhentinya darurat COVID-19 sesuai dengan penetapan pemerintah, pasal 23 Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 10 Tahun 2020," katanya. 

 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID