logo rilis
Curi BB Emas 1,9 Kg, Satu Pegawai KPK Dipecat dan Dipolisikan ke Polres Jaksel
Kontributor
Segan Simanjuntak
08 April 2021, 16:57 WIB
Curi BB Emas 1,9 Kg, Satu Pegawai KPK Dipecat dan Dipolisikan ke Polres Jaksel
Ketua Dewan Pengawas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean. FOTO: Tangkapan layar Instagram KPK

RILIS.ID, Jakarta— Seorang pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berinisial IGAS diberhentikan secara tidak hormat setelah dinyatakan terbukti mencuri barang bukti (BB) perkara tindak pidana korupsi berupa emas batangan 1,9 kilogram.

Ketua Dewan Pengawas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean mengatakan IGAS adalah anggota Satuan Tugas (Satgas) Direktorat Barang Bukti dan Eksekusi (Labuksi).

"Yang bersangkutan mengambil barang bukti dalam perkara Yaya Purnomo (mantan Pejabat Kementerian Keuangan) yang sekarang sudah menjadi barang rampasan, yang harus dilelang untuk negara," kata Tumpak dalam konferensi pers yang ditayangkan di Instagram resmi KPK, Kamis (8/4/2021).

Menurut Tumpak, IGAS mengambil emas batangan dan kemudian digadaikan untuk pembayaran utang Ia menyebut IGAS memiliki utang cukup banyak akibat bisnis yang tidak jelas.

"Yang bersangkutan kemudian kita adili dan kita putuskan dengan bunyi amarnya bahwa yang bersangkutan suatu pelanggaran kode etik, tidak jujur, menyalahgunakan kewenangannya untuk kepentingan pribadinya," tuturnya.

"Oleh karena itu, majelis memutuskan bahwa yang bersangkutan perlu dijatuhi hukuman berat yaitu memberhentikan yang bersangkutan (IGAS) dengan tidak hormat. Demikian, terima kasih," ungkap Tumpak.

Tumpak menyatakan bahwa pimpinan KPK telah melaporkan kasus IGAS ke Polres Jakarta Selatan (Jaksel). Ia menyebut IGAS juga sudah diperiksa oleh polisi.

"Terhadap permasalahan ini, pimpinan KPK sudah memutuskan bahwa kasus ini dibawa ke ranah pidana dan telah dilaporkan ke Polres Jakarta Selatan. Dan yang bersangkutan telah diperiksa oleh pihak polres. Sidang kami ini tidak menghapuskan pidana, pidana tetap jalan," pungkasnya. (*)


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID