logo rilis
Chatib Basri: Ekonomi Indonesia Menuju Perbaikan
Kontributor

02 Desember 2020, 17:27 WIB
Chatib Basri: Ekonomi Indonesia Menuju Perbaikan
Pedagang menunjukkan dagangannya di Jembatan Multi Guna Tanah Abang, Jakarta. Foto: RILIS.ID/Panji Satria

RILIS.ID, Jakarta— Ekonom Chatib Basri mengatakan perekonomian Indonesia menuju arah perbaikan, Dia memprediksi akan memasuki zona positif pada triwulan pertama 2021. Hal ini karena didukung belanja pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional, salah satunya untuk perlindungan sosial.

“Jadi akan ada perbaikan tapi polanya agak relatif lambat,” katanya dalam Mandiri Webinar Series di Jakarta, Rabu (2/12/2020).

Menteri Keuangan periode 2013-2014 itu mengatakan perbaikan sudah ditunjukkan dengan pertumbuhan ekonomi RI dari sebelumnya minus 5,32 persen pada kuartal kedua sebagai titik terendah, menjadi minus 3,49 persen pada kuartal ketiga.

Anggota Dewan Penasehat Bank Dunia ini menambahkan pada kuartal IV-2020, pertumbuhan ekonomi RI diproyeksi terus membaik namun masih berada pada teritori negatif hingga mendekati nol.

Sehingga pola pertumbuhan ekonomi RI, lanjut dia, menyerupai logo sepatu Nike, asalkan tidak ada gelombang kedua kasus COVID-19.

Adapun perlambatan itu, kata dia, disebabkan karena pandemi masih akan berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi 2021.

Alokasi perlindungan sosial yang digelontorkan pemerintah dinilai mampu mendorong konsumsi masyarakat khususnya ekonomi bawah atau masyarakat miskin untuk kebutuhan esensial seperti makanan.

Namun, berbeda dengan masyarakat ekonomi menengah ke atas, kata dia, yang mengurangi konsumsi hingga 40 persen khususnya untuk barang-barang nonesensial di antaranya perjalanan wisata.

Chatib menambahkan kelompok ekonomi masyarakat menengah ke atas, berbelanja untuk kebutuhan lain di antaranya memenuhi hobi dan olahraga.

“Yang dilakukan mendorong kelompok miskin tetap bisa belanja dengan bansos dan mendorong menengah atas supaya belanja. Masalahnya menengah atas itu merasa nyaman kalau dia belanja, butuh mobilitas tinggi misalnya jalan-jalan,” katanya.

Sumber: Antara


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID