Cek Mitos dan Fakta Seputar Ngemil yang Bikin Berat Badan Naik - RILIS.ID
Cek Mitos dan Fakta Seputar Ngemil yang Bikin Berat Badan Naik
Elvi R
Selasa | 30/06/2020 14.35 WIB
Cek Mitos dan Fakta Seputar Ngemil yang Bikin Berat Badan Naik
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supartman

RILIS.ID, Jakarta – Anda suka ngemil? Pasti berat badan anda bakal naik dratis. Begitu anggapan masyarakat selama ini. Informasi itu pun beredar di sekitar kita baik secara lisan atau melalui sosial media. Derasnya informasi mengenai masalah kesehatan yang beredar di dunia maya, membuat sulit untuk membedakan antara mitos dan fakta.

Master of Science in Nutrician and Health Wageningen University, Belanda Ardy Brian Lizuardi ternyata mengatakan, kalau ngemil tidak akan menyebabkan kegemukan, asalkan dilakukan dengan benar.

Nah bagaimana cara ngemil yang benar? 

Ardy mengatakan secara umum nyemil tidak membuat badan menjadi gemuk, bahkan membantu untuk mengurangi berat badan asal yang dikonsumsi rendah kalori dan kaya serat.

"Studi menyebutkan bahwa ngemil sehat, tinggi serat dan mengandung protein ternyata akan membuat asupan kalori berkurang. Jadi mereka enggak akan makan terlalu banyak saat jam makan datang. Dengan nyemil lambung jadi terisi dan kita cenderung makannya jadi enggak banyak saat jam makan," kata Ardy dalam bincang-bincang virtual NutriClass, Selasa (30/6/2020).

Lalu apa yang harus dihindari saat ingin menurunkan berat badan? Justru jawabannya adalah makanan yang mengandung gula, terutama gula pasir. Sebab gula pasir mengandung karbohidrat sederhana yang akan berubah menjadi energi namun tidak memiliki manfaat lain. Gula pasir juga akan membuat kadar gula tubuh meningkat dengan sangat cepat.

"Kalau kadar gula naiknya terlalu cepat akan jadi energi dan kalau terlalu banyak jadi lemak. Kalau orang suka banget minum manis dan enggak mau gemuk, pilih gula yang rendah kalori. Gula nol kalori yang alami itu dari daun stevia," jelas Ardy.

Selain itu, menurutnya, penggantian gula aren dengan gula pasir tak signifikan dalam mengontrol kalori dan gula darah berlebih. Gula aren, gula batu dan gula madu dianggap lebih dari gula pasir atau gula putih. Faktanya, semua gula tersebut mengandung jumlah kalori yang hampir sama atau selisih kalorinya hanya sedikit dibanding gula pasir.

Selain itu, gula-gula tersebut juga dapat menaikkan kadar gula darah dengan cepat.

Susu bikin gemuk?
Ardy menyebutkan jika hal ini hanyalah mitos. Susu harus tetap dikonsumsi sebab memiliki banyak manfaat khususnya bagi para wanita yang bersiap untuk menjadi ibu.

"Susu mengandung kalsium dan ini yang akan diberikan kepada calon bayi saat di kandungan, jadi tabungan kalsiumnya cukup untuk ibu dan anak. Kalau kurang saat lansia akan mengalami osteoporosis," jelas Ardy.

Saat ini susu memiliki banyak pilihan, jika takut gemuk Anda bisa mengonsumsi susu yang rendah lemak dan kalori.
 


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID