logo rilis
Bukan Cuma Bayclin dan Wipol, 12 Produk Ini Bisa Jadi 'Biang' Desinfektan
Kontributor
Elvi R
28 Maret 2020, 13:00 WIB
Bukan Cuma Bayclin dan Wipol, 12 Produk Ini Bisa Jadi 'Biang' Desinfektan
Penyemprotan disinfektan untuk cegah COVID-19. Foto: RILIS.ID/Panji Satria

RILIS.ID, Jakarta— Merebaknya virus corona (COVID-19) membuat kebutuhan desinfektan meningkat tajam. Pasalnya tak cuma tempat-tempat umum, tapi rumah-rumah juga harus dibersihkan dengan desinfektan.

Hal ini membuat stok desinfektan menipis dan harganya melambung. Sebagian masyarakat saat ini memanfaatkan berbagai macam produk untuk membuat desinfektan pribadi.

Yuk simak daftar produk yang ada di sekitar kita.

1. Bayclin, jenis pemutih ini bisa jadi desinfektan dengan cara takaran dua sendok makan per satu liter air.

2. So Klin Pemutih dengan takaran dua sendok makan dicampur air satu liter.

3. Proclin jenis pemutih dengan takaran dua sendok makan dalam satu liter air.

4. Prokleen dari jenis pemutih juga dengan takaran dua sendok makan dicampur satu satu liter air.

5. Supersol dengan jenis karbol. Campurkan dalam dua sendok makan ke dalam satu liter air.

6. Bebek Wangi Karbol masukan dua sendok makan dalam satu liter air.

7. Wipol jenis karbol dapat membunuh bakteri dengan dua sendok makan per satu liter air.

8. SOS Karbol Wangi campur dua sendok makan dengan air satu liter.

9. So Klin Pembersih Lantai jenis pembersih lantai, campur 1 tutup botol untuk per lima liter air.

10. SOS Pembersih Lantai mampu menjadi desinfektan dengan mencapur satu tutup botolnya dengan air lima liter.

11. Harpic dari jenis pembersih kamar mandi mampu menjadi desinfektan dengan mencampur satu tutup botolnya dengan air lima liter.

12. Dettol Floor Cleaner dan Dettol Antiseptic Liquid mampu jadi deinfektan dengan mencampurkan satu tutup botolnya dengan lima liter air. 

Dilansir dari Merdeka.com, peneliti Kimia dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dr. Joddy Arya Laksmono mengatakan, benar jika cairan disinfektan bisa dibuat dengan campuran cairan pemutih pakaian atau pembersih lantai.

"Berdasarkan anjuran dari WHO, bahwa bahan-bahan yang dapat digunakan sebagai desinfektan adalah etanol dan sodium hipoklorit (pemutih). Kebanyakan larutan bahan pemutih rumah tangga mengandung 5 persen sodium hipoklorit (50.000 bpja klorin)," kata Joddy.

Bahkan, kata dia, cairan pemutih pakaian merupakan bahan yang paling kuat dan efektif. Namun, bahan ini mudah dinonaktifkan jika terdapat bahan organik. Sementara itu, bahan aktif yang ada di dalam cairan pemutih yaitu sodium hipoklorit yang memiliki beragam fungsi.

"Efektif membunuh bakteri, jamur, dan virus, termasuk virus influenza," kata dia.

Joddy menyebutkan, cairan pemutih pakaian yang biasa digunakan sehari-hari bisa dilarutkan dengan air biasa. Perbandingannya, 1:100.

"Anjuran dari WHO seperti berikut, pengenceran 5 persen sodium hipoklorit dengan perbandingan 1:100 biasa dianjurkan. Gunakan 1 bagian bahan pemutih untuk 99 bagian air ledeng dingin (pengenceran 1:100) untuk disinfeksi permukaan," kata Joddy.

Bahan pemutih yang telah diencerkan ini dapat mendisinfeksi dalam waktu kontak 10-60 menit.

Joddy mengingatkan pentingnya memperhatikan takaran perbandingan penggunaan cairan pemutih dan air. Diupayakan, konsentrasi sodium hipoklorit yang ada sudah tidak terlalu tinggi.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID