Beri Kuliah Umum di UI, Sri Mulyani Sebut Menteri Prabowo Penting Banget - RILIS.ID
Beri Kuliah Umum di UI, Sri Mulyani Sebut Menteri Prabowo Penting Banget
Zulhamdi Yahmin
Rabu | 27/11/2019 15.00 WIB
Beri Kuliah Umum di UI, Sri Mulyani Sebut Menteri Prabowo Penting Banget
FOTO: RILIS.ID

RILIS.ID, Depok – Menteri Keuangan, Sri Mulyani, memberikan kulian umum di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, hari ini, Rabu (27/11/2019). Di hadapan mahasiswa UI itu, Sri Mulyani menyampaikan materi tentang kebijakan fiskal Indonesia. 

Ani, sapaan akrabnya, kemudian menyampaikan soal keberadaan kementerian di Kabinet Indonesia Maju yang berjumlah 34. Menurutnya, semua kementerian itu memiliki peran yang penting. 

Namun, Sri Mulyani kemudian menyebut dua nama menteri di kabinet pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang menurutnya memiliki peran penting bersama menteri lainnya. Dua menteri itu yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim serta Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. 

"UMKM penting, Sosial penting, Kesehatan penting, Pendidikan apalagi sekarang ada Mas Nadiem penting banget, Menteri PUPR penting, Menteri Transportasi penting, Menteri Pak Prabowo penting banget, terus semua menteri," kata Sri Mulyani. 

Dia menjelaskan, kebijakan fiskal yang disusun oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tidak bisa disusun sembarangan. Pasalnya, menurut dia, semuanya harus sesuai dengan tingkat kebutuhan dari kementerian terkait. 

"Bisa saja saya hari ini saya bikin ah fiskalnya ketat saja, pokoknya yang penting sehat. Terus generation-nya 'gimana bu? untuk pendidikan, untuk air bersih, untuk kesehatan'. Ya berdoa saja yang banyak supaya mereka selamat. Kan enggak," tuturnya. 

Menurut dia, banyak kebutuhan rakyat dari Sabang sampai Merauke yang harus diperhatikan oleh pemerintah. Kebutuhan itu, sebut dia, mulai dari pembangunan jalan raya sampai sanitasi. 

Sri mengungkapkan, swasta biasanya tidak mau membangun air bersih, sanitasi, saluran air. Sehingga, menurutnya, negara harus hadir untuk memberikan kebutuhan rakyat tersebut.

"Padahal pemerintah kebutuhannya banyak sekali, ada yang minta jalan macet diselesaikan, ada yang pengin internet itu ada, ada yang pengin akses air bersih harusnya ada di semua pelosok, ada yang minta supaya pesawat tempur kita bagus," paparnya.


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID