logo rilis
Benih Jagung Nakula Sadewa 29 Kreasi Balitbangtan Capai 13 Ton Perhektar
Kontributor
Rilis
17 Februari 2021, 13:58 WIB
Benih Jagung Nakula Sadewa 29 Kreasi Balitbangtan Capai 13 Ton Perhektar
Foto: Istimewa

RILIS.ID, Bone— Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Kementerian Pertanian (Kementan) telah menciptakan jagung hibrida tongkol ganda, dengan produksi dua kali lipat dari jagung biasa, yang dinamakan Nakula Sadewa (Nasa) 29.

Panen jagung Nasa 29 itu telah dilakukan di Desa Unra, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) Minggu lalu.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menyampaikan, panen perdana benih jagung hibrida ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan petani jagung.

“Panen dimulai di Bone karena Bone merupakan penghasil jagung terbesar di Sulsel. Selain itu, Bone juga menjadi pioner produsen benih jagung hibrida di Sulsel bahkan di Kawasan Timur Indonesia,” ungkap Nurdin dikutip dari laman Balitbangtan.

Lahan seluas 100 hektar tersebut semuanya menggunakan benih jagung hibrida Nasa 29. Produktivitas Nasa 29 dianggap cukup tinggi dan berharap Kabupaten Bone bisa menjadi lebih mandiri lagi dalam hal benih jagung.

“Benih jagung hibrida Nasa 29 produktivitasnya mencapai 13 ton perhektar. Tinggal diperluas lahannya, supaya Kabupaten Bone bisa mandiri dalam hal penyediaan benih. Apa lagi benihnya hasil inovasi Balitbangtan, dipastikan produksinya bisa meningkat lagi,” tambah Nurdin.

Sementara itu, Kepala Balai Penelitian Tanaman Serealia (Balitsereal), Balitbangtan, Kementan Muhammad Azrai mengatakan, Balitsereal mendukung sepenuhnya program Gubernur Sulsel.

“Kami sebagai inventor siap mendukung untuk mewujudkan provinsi Sulsel menjadi provinsi yang mandiri benih jagung hibrida, maupun sebagai sentra produksi benih jagung untuk Kawasan Timur Indonesia,” ujar Azrai.

Lebih lanjut Azrai juga menjelaskan bahwa, selain varietas jagung hibrida Nasa 29, Pemda Sulsel melalui PT. Perseroda Sulsel juga telah melisensi varietas jagung Hibrida JH 37. Keduanya mampu berkompetisi dengan varietas milik perusahaan multinasional.(*)

 

Editor: Andry Kurniawan


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID