logo rilis
Begini Tips Usaha Kuliner ala Vito Setiady Selama Pandemi COVID-19
Kontributor
Nailin In Saroh
06 Juni 2020, 19:00 WIB
Begini Tips Usaha Kuliner ala Vito Setiady Selama Pandemi COVID-19
Pengusahan kuliner pemilik Mongolin Resto Kemang. FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Semua kalangan masyarakat turut merasakan dampak pandemi COVID-19 yang memukul sektor ekonomi. Terlebih bidang usaha berskala besar sampai ke tingkat UMKM, dari ritel raksasa hingga ke kuliner pinggir jalan. 

Bahkan bisnis kuliner yang tengah 'menggila' di Indonesia, kini harus terpuruk sementara waktu. Banyak pengusaha di dunia harus memikul beban operasional yang berat tanpa didukung income yang seimbang.

Namun, ditengah kesulitan ekonomi yang terjadi selama hampir tiga bulan, kini geliat bisnis di sektor kuliner mulai terlihat. Meski belum terlihat semarak, namun progres untuk kembali bangkit sudah mulai terasa. 

Pengusaha kuliner Jakarta sekaligus pemilik Restoran Mongolin, Vito Setiady Wirawan mengungkapkan bagaimana usahanya tetap berjalan meski badai pandemi tengah melanda. Anak muda berusia 20 tahun ini, mengambil banyak pelajaran dari pandemi yang tengah terjadi. Baginya, berfikir positif adalah salah satu kunci di dunia usaha. 

"Salah satunya berfikir positif, karena dalam keadaan positif itulah kita akan mampu befikir jernih, kreatif bahkan over kreatif," ungkap Vito kepada media, Sabtu (6/6/2020).

Vito juga membagikan beberapa tips kreatif lain agar usaha kuliner tetap bertahan dan tumbuh serta beradaptasi selama pandemi berlangsung. 

"Banyak yang bisa kita lakukan, pertama, mengubah cara jualan dan promosi kita di masa pandemi, sebab yang dilakukan masyarakat kala ini adalah 'serba online', disitulah kita dapat memanfaatkan momen, disela masif dan euforia masyarakat dalam memanfaatkan tehnologi informasi," jelas pemuda tampan berwajah oriental ini.

"Kedua adalah mengubah pola jualan kita, sesuaikan dengan kondisi pandemi sekarang. Misalnya selain pegawai wajib menggunakan alat pengaman standar sesuai protokol kesehatan seperti masker dan sarung tangan, kita juga bisa mengganti peralatan di tempat usaha kita. Menggunakan alat makan yang sekali pakai, menggunakan telapak meja sekali pakai juga misalnya," tambah owner Mongolin di Kemang Raya, Jakarta Selatan ini.

Selain dua tips yang mengubah cara jualan dan cara berpromosi tadi, Vito juga menekankan pentingnya komunikasi antara pengusaha dan konsumen. 

"Tips yang paling penting adalah komunikasi dengan konsumen. Disinilah kita bakal tau sampai mana pelayanan kita, mulai dari kekurangan sampai apa yang membuat pelanggan merasa nyaman. Intinya, saat ini yang dibutuhkan pelanggan adalah rasa nyaman dan aman saat berada di tempat kita. Dari situ kita akan mendapat kepercayaan pelanggan," tutup Vito.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID