logo rilis
Bayi Ini Diberi Nama Dinas Komunikasi Informatika Statistik, Netizen: Calon Menkominfo
Kontributor
RILIS.ID
09 April 2021, 10:53 WIB
Bayi Ini Diberi Nama Dinas Komunikasi Informatika Statistik, Netizen: Calon Menkominfo
Bayi Dinko tengah digendong oleh ibu kandungnya. Foto: panturapost.com

RILIS.ID, Jakarta— Seorang bayi di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, diberi nama Dinas Komunikasi Informatika Statistik. Bayi laki-laki pasangan Slamet Wahyudi (38) dan Ririn Linda Tunggal Sari (33) itu lahir pada 23 Desember 2020.

Pemberian nama unik itu merupakan nazar Slamet Wahyudi setelah dirinya diterima menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Dinkominfotik) Brebes pada 2009 lalu.

Sebelum menjadi PNS, Slamet yang merupakan warga Dukuhturi Kecamatan Bumiayu itu memulai karirnya di Diskominfotik sebagai penyiar radio Top FM Paguyangan pada 2003 silam.

”Nah, saya sudah punya nazar waktu itu, kalau punya anak laki-laki saya akan beri nama sesuai tempat mengabdi atau bekerja saya selama ini,” ujar Slamet dikutip dari panturapost.com, Jumat (9/4/2021).

Slamet mengakui pemberian nama anaknya tersebut mengundang pertanyaan dari berbagai pihak, terutama keluarga besarnya.

Ia pun terpaksa memberikan pemahaman hingga akhirnya keluarga besar mereka menerima pemberian nama tersebut.

”Istri saya mendukung, tapi orangtua saya sempat bertanya saja. Tapi akhirnya mereka mengerti dan tak mempersoalkan nama anak saya,” jelasnya.

Slamet dan istri pun sudah menyiapkan nama panggilan untuk putranya, yakni Dinko.

”Panggilannya Dinko, saya sudah mempertimbangkan lebih lanjut dengan istri terkait nama anak kedua saya ini,” tandasnya.

Pemberian nama bayi tersebut tak luput dari sorotan netizen. Sebagian netizen mendoakan agar sang bayi menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo).

Calon mentri kominfo 2071 (emoticon),” tulis akun @eehozi dikutip dari kolom komentar akun Instagram @infokabupatenbrebes.

Beberapa netizen juga khawatir Dinas Komunikasi Informatika Statistik menjadi korban bully.

korban bully dimasa depan,” ujar akun @taofikul_azis.

setelah anak nya gede rawan bullyng,” sahut akun @oksan.93.

Aduh.. asli ya ini.. apa orgtuanya ga mikir dampak bagi anaknya gt ya????. Yg bnr ajalah buuu paaak ngasih nama. Berilah nama sewajarnya nama org dan perhatikan maknanya. Bukan apa2,nama itu do'a, jd klo ngasinya asal2an, takutnya yaa.... (emoticon),” timpal akun @h_rowom.

Padahal ngambil yang berhubungan dg tempat kerjanya aja bisa. Jangan plek ketiplek. ???? Contoh: Domain,Pascal,Delphi. Atau apa gitu. Biar ngga bingung anaknya pas ntar besar trus kerjanya juga di Diskominfo. Masa iya diskominfo kerja di Diskominfo. (emoticon),” kata akun @adiirvani.

(emoticon) dikira nickname game apa ya,” ucap akun @firman_sp1. (*)

Editor: Segan Simanjuntak


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID