logo rilis
Bawa Kabur Harta Mertua Senilai Rp1 Miliar, IRT Ini Diringkus Polisi di Jogjakarta
Kontributor
RILIS.ID
15 April 2021, 21:29 WIB
Bawa Kabur Harta Mertua Senilai Rp1 Miliar, IRT Ini Diringkus Polisi di Jogjakarta
Tersangka Revta (tampak belakang) usai ditangkap. Foto: Istimewa

RILIS.ID, Tanggamus— Pelarian Revta Sa Fallas selama dua tahun berakhir. Ibu rumah tangga (IRT) asal Kabupaten Tanggamus, Lampung ini akhirnya diringkus polisi di Apartemen Malioboro City, Jogjakarta.

Wanita berusia 32 tahun ini masuk dalam daftar buruan Polres Tanggamus dalam kasus pencurian harta milik mertuanya Farizal Indra (62), warga Pekon (Desa) Terbaya, Kecamatan Kotaagung, Tanggamus.

Saat kabur, tersangka membawa BPKB mobil serta tiga sertifikat tanah di Lampung Selatan (Lamsel) dan Bandarlampung. Total kerugian yang diderita korban senilai sekitar Rp1 miliar.

Kasatreskrim Polres Tanggamus Iptu Ramon Zamora mengatakan, selama dua tahun melarikan diri, tersangka juga membawa dua anaknya yang berusia 3 dan 6 tahun.

Menurutnya, Revta Sa Fallas merupakan warga Pekon (Desa) Sridadi, Kecamatan Wonosobo, Tanggamus. Dia dilaporkan mertuanya sendiri pada 29 Oktober 2018 lalu.

”Tersangka ditangkap pada Selasa kemarin bersama seorang pria,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Rilislampung.id (grup Rilis.id), Kamis (15/4/2021).

Ramon memaparkan, tersangka mengambil semua harta mertuanya itu dalam waktu yang tidak bersamaan. BPKB mobil diambil pada Juli 2015 dan digadaikan. Lalu tersangka juga mengambil satu sertifikat tanah korban yang berada di Branti, Kecamatan Natar, Lamsel.

Selanjutnya, pada 2017, tersangka kembali mengambil dua sertifikat rumah milik korban yang beralamat di Bandarlampung hingga berpindah kepemilikan atas nama orang lain.

”Berdasarkan pengakuan tersangka, dia melakukan perbuatan tersebut untuk membayar utang rentenir. Namun ada dugaan uang itu digunakan tersangka untuk kebutuhan hidup,” duga Ramon.

Karenanya, imbuh Ramon, pihaknya masih terus mendalami pengakuan tersangka untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut.

”Tersangka dijerat pasal 367 junto 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara,” pungkasnya.(*)

Editor: Wirahadikusumah


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID