logo rilis
Banyak Pengangguran, Pimpinan MPR Minta Pemerintah Tegas Moratorium TKA ke Indonesia
Kontributor
Nailin In Saroh
27 Mei 2020, 23:30 WIB
Banyak Pengangguran, Pimpinan MPR Minta Pemerintah Tegas Moratorium TKA ke Indonesia
Wakil Ketua MPR dari Fraksi Demokrat, Syarif Hasan. FOTO: RILIS.ID

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua MPR RI Syariefuddin Hasan, meminta pemerintah untuk mengambil langkah tegas dalam penanganan pengangguran dan kemiskinan. Salah satunya dengan moratorium tenaga kerja asing (TKA) yang masuk ke Indonesia.

Menurutnya, moratorium itu harus dilakukan hingga ada hasil investigasi dari Ombudsman atau lembaga independen yang ditunjuk terhadap keberadaan, jumlah, dan klasifikasi TKA khususnya dari negara tertentu.

“Salah satu strategi yang harus ditempuh pemerintah adalah mengutamakan tenaga kerja Indonesia untuk semua tingkatan pekerjaan. Rakyat Indonesia saat ini sangat mampu mengerjakan pekerjaan apapun asal diberi kesempatan dan supervise untuk bekerja,” ujar Syarief dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (27/5/2020).

Mengutip data dari KADIN, lanjut Syarief,  bahwa pada masa pandemi COVID-19 terjadi PHK dalam jumlah masif. Karena itu, politisi senior Demokrat itu menyayangkan masih adanya TKA dari Cina yang masuk ke Indonesia.

Menurut Syarief, TKA yang bekerja di Indonesia harus menyandang predikat ahli sehingga bisa melakukan transfer pengetahuan kepada tenaga kerja Indonesia, selain aspek non teknis yang bisa berkembang di tengah masyarakat.

Syarief mengaku mendukung Peraturan Menhub Nomor 25/2020. Namun kata dia, harus dipertegas lagi dengan kebijakan moratorium TKA dan lebih mengutamakan tenaga kerja Indonesia.

"Saya minta agar segera dibentuk tim investigasi dari unsur DPR, Pemda, atau lembaga independen yang ditunjuk seperti Ombudsman untuk menginvestigasi keberadaan, jumlah, dan klasifikasi TKA," pungkas Syarief. 

 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID