logo rilis
Bantuan Penanganan Darurat Bencana NTT Tiba di Kupang
Kontributor
RILIS.ID
08 April 2021, 11:53 WIB
Bantuan Penanganan Darurat Bencana NTT Tiba di Kupang
Pesawat kargo yang membawa bantuan penanganan darurat bencana di NTT tiba di Bandara El Tari, Kupang, Kamis (8/4/2021) pagi./Foto Humas BNPB.

RILIS.ID, KUPANG— Bantuan penanganan darurat siklon tropis seroja tiba di Bandara El Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pagi ini (Kamis, 8/4/2021).

Bantuan seberat 15 ton itu akan didistribusikan ke titik-titik yang sudah ditentukan oleh pos komando (posko).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendorong tersebut ke Kabupaten Lembata dan Alor yang terdampak Seroja beberapa waktu lalu. Bantuan lain yang juga akan didistribusikan ke lokasi terdampak yaitu enam tenda keluarga.

Kepala BNPB Doni Monardo mengimbau, setiap bantuan logistik yang datang segera disalurkan kepada masyarakat.

"Jangan menimbun logistik di gudang, apapun bentuknya. Kecuali jika sudah kebagian semua dan ada cadangan, maka dilihat jangan sampai ada daerah yang tidak terjangkau atau tidak terbantukan,” ujarnya saat rapat koordinasi antarposko di beberapa wilayah NTT, Rabu (7/4/2021), yang dikutip dari laman setkab.go.id.

Doni juga meminta semua pihak yang mengetahui adanya daerah yang masih terisolir agar melaporkan dan memberikan informasi tersebut ke posko.

Sebagai bagian dari upaya penanganan darurat, pemerintah telah menyediakan pelayanan dapur umum bagi warga terdampak bencana di mana TNI di bawah Kodam Udayana menggelar 28 dapur umum yang tersebar di 8 kabupaten terdampak.

Kepala BNPB juga telah meminta dukungan penuh kekuatan TNI dan Polri untuk menembus medan berat ke lokasi terdampak. Salah satunya, penggunaan fasilitas transportasi udara milik Polri untuk mengangkut tim ortopedi ke Kabupaten Alor.

Sementara itu, masing-masing posko terus melakukan upaya penanganan darurat seperti pencarian dan evakuasi korban, pelayanan warga di pengungsian, pendistribusian bantuan, pendataan maupun pembukaan akses yang terisolasi.(*)

Editor: Wirahadikusumah


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID