logo rilis
Bamsoet Ajak Semua Elemen Masyarakat Terlibat Penyusunan PPHN
Kontributor

01 Maret 2021, 21:23 WIB
Bamsoet Ajak Semua Elemen Masyarakat Terlibat Penyusunan PPHN
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Foto: Ist

RILIS.ID, Jakarta— Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan untuk menuju Indonesia 2045 diperlukan adanya Pokok-pokok Haluan Negara (PPHN). PPHN akan menjadi payung ideologi dan konstitusional, bagi penyusunan Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN). Selain itu juga Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang lebih bersifat teknokratis.  

“PPHN akan menjadi arah pembangunan dalam jangka 25-50 tahun mendatang. Sedangkan SPPN, RPJPN, RPJMN akan menjawab terkait apa yang harus dilakukan negara untuk mencapai tujuan pembangunan nasional,” ujar Bamsoet, sapaan akrabnya, dalam diskusi pakar dengan Brain Society Center atau BS Center di Jakarta, dilansir dari mpr.go.id, Senin (1/3/2021).

Hadir dalam diskusi secara fisik dan virtual, para pakar BS Center, antara lain Ketua Umum BS Center Politisi Senior Partai Golkar, Mantan Ketua Komisi XI DPR RI dan Ketua Badan Anggaran DPR RI Ahmadi Noor Supit. Kemudian Ketua Dewan Pakar sekaligus Ketua Harian Didin Damanhuri, dan para akademisi dan ahli anggota dewan pakar BS Center.

Lebih lanjut Bamsoet menjelaskan, untuk menuju Indonesia 2045, diperlukan peta jalan dan panduan yang jelas karena kompleksitas tantangan dan permasalahan yang dihadapi akan lebih berat. Karenanya, PPHN dibutuhkan sebagai jawaban dan panduan bagi masa depan pembangunan Indonesia lebih baik.

“Pembahasan terkait PPHN hendaknya mendapatkan respon dan masukan dari berbagai pihak, serta menjadi perhatian bersama seluruh komponen bangsa untuk menuju tahun emas atau 100 tahun Indonesia Merdeka 2045 yang di cita-citakan bersama,” kata Bamsoet.

Sementara itu, Didin S. Damanhuri sepakat bahwa semua komponen perlu dilibatkan dalam memberikan masukan terhadap PPHN. Untuk itu, Brain Society Center menyambut baik tantangan dari Ketua MPR, dan siap berkontribusi dalam membangun diskursus dan conten terkait rancangan PPHN. 

“Kami siap berkontribusi dan memberikan masukan dengan melakukan kajian dan FGD dengan mengundang para pakar dan ahli yang kompeten di bidangnya," ungkap Guru Besar IPB ini.(*) 

 

Editor: Andry Kurniawan


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID