Aturan Dilonggarkan, Penumpang Pesawat Tak Perlu Tes PCR - RILIS.ID
Aturan Dilonggarkan, Penumpang Pesawat Tak Perlu Tes PCR
Zulhamdi Yahmin
Selasa | 09/06/2020 17.30 WIB
Aturan Dilonggarkan, Penumpang Pesawat Tak Perlu Tes PCR
FOTO: Shutterstock

RILIS.ID, Jakarta – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 41 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Permenhub Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi dalam rangka Pencegahan Penyebaran COVID-19 yang ditetapkan oleh Menteri Perhubungan pada tanggal 8 Juni 2020.

Permenhub itu salah satunya melonggarkan calon penumpang pesawat untuk perjalanan di dalam negeri dengan tidak perlu melakukan tes Polymerase Chain Reaction (PCR), cukup dengan rapid test atau tes cepat. 

Menhub Budi Karya menjelaskan, dirinya juga mempertimbangkan soal biaya dalam melonggarkan aturan tersebut. Pasalnya, menurut dia, biaya untuk melakukan uji PCR hingga kini masih tinggi. 

“Jadi kami tidak ingin bahwa syarat-syarat terlalu ketat apalagi PCR biayanya (lebih) mahal daripada ke Yogyakarta dan Surabaya,” kata Budi dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Selasa.

Menhub BKS menegaskan, untuk perjalanan menuju dan dari luar negeri tetap harus menggunakan tes PCR. 

Ia berharap, pelonggaran aturan itu bisa membuat aktivitas ekonomi kembali menggeliat. 

"Oleh karenanya perlu dilakukan penyempurnaan aturan pengendalian transportasi dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19 di sektor transportasi,” ujarnya.

Selain penghapusan syarat PCR, maskapai juga boleh mengangkut penumpang maksimal 70 persen dari tingkat keterisian yang semula hanya 50 persen.

“Misalnya pada PM 18 kapasitas 50 persen namun sekarang kita melihat bahwa ada kemajuan berarti dalam menjaga protokol kesehatan, setelah melalui diskusi panjang, dengan airline, gugus tugas dan Kemenkes, untuk pesawat jet bisa 70 persen. Kami sudah perhitungkan. Ada syarat yang ditetapkan,” paparnya. 


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID