ATC Bandara Soetta dan Pilot Garuda Dipuji, Apa Kabar Sriwijaya Air? - RILIS.ID
ATC Bandara Soetta dan Pilot Garuda Dipuji, Apa Kabar Sriwijaya Air?

Selasa | 20/06/2017 09.43 WIB
ATC Bandara Soetta dan Pilot Garuda Dipuji, Apa Kabar Sriwijaya Air?
Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso kasus go around Garuda jangan sampai terulang lagi. FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso mendesak operator penerbangan baik itu maskapai dan AirNav memberi penjelasan terkait kejadian go around atau terbang kembali saat akan mendarat yang dilakukan pilot Garuda Indonesia.

Agus juga menyatakan bahwa saat ini jajaran Direktorat Navigasi Ditjen Perhubungan Udara sudah diturunkan untuk menyelidiki penyebab kejadian tersebut dan mencari jalan keluar sehingga kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

"Semua kejadian yang terkait keselamatan penerbangan harus terdokumentasi dengan baik. Dengan demikian dapat dipelajari untuk membuat antisipasi sehingga kejadian yang sama tidak terulang. Saya juga instruksikan pada semua stakeholder  untuk selalu mengutamakan keselamatan, keamanan dan kenyamanan dalam penerbangan," kata Agus dalam pernnyataan pers yang diterima rilis.id, Selasa (20/6/2017).

Agus secara khusus menyampaikan pujian kepada petugas ATC Bandara Soekarno Hatta dan Pilot Garuda GA 425 yang telah dengan sigap melakukan prosedur go around karena di landasan pacu masih ada pesawat Sriwijaya yang mengalami masalah teknis.

Tindakan go around atau terbang kembali di saat pesawat sudah siap-siap mendarat di runway adalah salah satu prosedur keselamatan penerbangan. Prosedur go around diatur dalam Civil Aviation Safety Regulation (CASR) 91 tentang General Operating and Flight Rules. Oleh karena itu, go around termasuk tindakan yang dibenarkan untuk keselamatan dan patut diapresiasi.

Pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA 425 rute Denpasar-Jakarta pada hari Minggu, 18 Juni 2017 lalu go around di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.

Dari penjelasan AirNav Indonesia, pesawat Garuda tersebut go around pada pukul 15.16 UTC atau jam 22.16 WIB. Go around dilakukan karena pada saat yang bersamaan, masih ada pesawat  Sriwijaya SJ580 rute Jakarta-Makassar di landasan pacu. Pesawat Sriwijaya tersebut tidak jadi terbang  (take off)  karena alasan teknikal.

"Bandara Soekarno-Hatta adalah bandara yang sibuk. Setiap menit ada pergerakan pesawat take off dan landing. Dengan demikian diperlukan kecepatan dan kecermatan berfikir dan kesigapan bertindak pada pilot dan ATC dalam menjalankan prosedur keselamatan," ujarnya.

Di sisi lain, prosedur go around bisa dianggap sebagai bentuk ketidaknyamanan bagi penumpang.  Namun karena ini termasuk dalam prosedur keselamatan, Agus meminta agar para penumpang maklum. Menurutnya, keselamatan penerbangan lebih penting karena menyangkut nyawa manusia.


Tags
#go around
#garuda indonesia
#sriwijaya air
#airnav
Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID