logo rilis
Antisipasi Virus Corona, Mentan Tutup Kran Impor dari Cina
Kontributor
Nailin In Saroh
30 Januari 2020, 19:07 WIB
Antisipasi Virus Corona, Mentan Tutup Kran Impor dari Cina
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo. ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi S.

RILIS.ID, Jakarta— Kementerian Pertanian melakukan antisipasi penyebaran virus corona dengan menghentikan sementara proses importasi produk pertanian asal Cina. Namun, penghentian ini tidak menutup kran impor dalam waktu yang lama. 

"Delay ini tidak berarti menutup," ujar Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, di Jakarta, Kamis, (30/1/2020).

Untuk sementara waktu, Syahrul menyebut tidak akan membuka kran impor barang impor dari Cina terlebih dahulu. Sedangkan untuk barang yang sudah datang, Mentan mengatakan produk akan dilakukan isolasi. Serta, dilakukan dengan cara jemput bola. 

"Barang yang terlanjur masuk dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu," katanya. 

Meski begitu, Mentan enggan menyebutkan Indonesia menutup kran impor dari Cina akibat dampak wabah virus corona. Sebab menurutnya, hal itu kurang elok untuk diplomasi perdagangan Indonesia. 

"Bahasa itu tidak terlalu bagus untuk diplomasi perdagangan kita," jelas Syahrul. 

Selain itu, Mentan juga melakukan pengetatan produk luar negeri dengan pengawasan di pintu-pintu masuk barang impor, seperti bandara dan pelabuhan.

"Sampai saat ini kita hanya lakukan pengetatan pintu masuk kita terhadap semua impor yang tentu saja dalam antisipasi terhadap daerah kita, atau negara tertentu yang kemungkinan akan terkontaminasi hal itu," kata Syahrul.  

Syahrul menuturkan, pihaknya menerapkan biosekuriti di seluruh bandara dan pelabuhan di Indonesia. Sehingga, ia meminta masyarakat untuk tidak khawatir.

"Oleh karena itu, kekhawatiran berlebihan tidak perlu dilakukan walaupun antisipasi untuk pengetatan biosecurity lakukan di pintu masuk kita," terangnya.

Dia menegaskan, pengetatan ini berlaku baik semua produk makanan, contohnya buah-buahan. "Semua jenis yang masuk, baik makanan, buah, dan lainnya," tegas Syahrul.

 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID