Ansor Jatim Minta Kekerasan Terhadap Rohingya Dihentikan - RILIS.ID
Ansor Jatim Minta Kekerasan Terhadap Rohingya Dihentikan
Budi Prasetyo
Senin | 04/09/2017 18.45 WIB
Ansor Jatim Minta Kekerasan Terhadap Rohingya Dihentikan
Gerakan Pemuda Ansor Jatim menggelar doa bersama dan salat gaib untuk warga muslim Rohingya di kantor PWNU Jatim pada Se

RILIS.ID, Surabaya- Gerakan Pemuda Ansor Jatim meminta agar kasus kekerasan etnis Rohingya di Myanmar dihentikan. Aksi keji itu dinilai melanggar Hak Azasi Manusia (HAM) yang luar biasa.
 
"Kami berharap agar segera kekerasan terhadap etnis Rohingya segera dihentikan, karena kejahatan kemanusiaan tidak dibenarkan apapun alasannya," ujar Ketua PW GP Ansor Jatim, Rudi Triwahid dalam acara aksi kemanusiaan terhadap etnis Rohingya di kantor PWNU Jatim, Senin, (4/9/2017). 
 
Dari pantauan, selain menggelar aksi damai, ratusan pemuda Ansor dan Banser ini juga melaksanakan sholat ghaib yang ditujukan kepada korban meninggal agar mendapat ketenangan, dan korban terluka ringan maupun berat segera mendapatkan kesembuhan. 
 
"Kita doakan agar para korban yang hilang bisa ditemukan dalam keadaan hidup dan sehat, para korban yang mengungsi mendapatkan keamanan dan perlindungan, dan perdamaian abadi bisa kembali hadir di Negeri Myanmar sehingga para pengungsi dapat pulang ke tanah mereka dengan jaminan keamanan dan perlindungan," katanya.
 
Rudi mengatakan, Ansor jatim juga akan melakukan penggalangan dana yang akan di instruksikan kepada seluruh pangusrus Ansor hingga tingkat ranting. 
 
"Otomatis seluruh kader Ansor mulai dari tingkat ranting, PAC, DPC kita instruksikan untuk melakukan sholat ghaib dan penggalangan dana," lanjut dia. 
 
"Dan kami juga meningtruksikan kepada semua Kader dan anggota GP Ansor Jawa Timur menjadi motor penggerak harmonisasi di tengah-tengah masyarakat dan melakukan aksi nyata yang solutif dalam menyikapi tragedi kemanusiaan di Nyanmar," pungkasnya.

Tags
#Ansor Jatim
#Rohingya
Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID