logo rilis
Anggota NasDem Cemas Lihat Gerak Lamban Pemerintah Tangani COVID-19
Kontributor
Nailin In Saroh
05 April 2020, 10:00 WIB
Anggota NasDem Cemas Lihat Gerak Lamban Pemerintah Tangani COVID-19
Ilustrasi penanganan COVID-19. ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi S.

RILIS.ID, Jakarta— Anggota DPR RI dari fraksi Nasdem Lisda Hendrajoni mengaku cemas dengan sikap lamban pemerintah menanggulangi COVID-19. Lambannya penanganan pemerintah itu, kata dia, terlihat dari penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas kesehatan dan kurangnya rumah sakit rujukan korban dari virus tersebut.

Menurut Lisda, akibat terlambatnya tindakan pemerintah membuat masyarakat yang terjangkiti oleh virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 belum tertangani secara maksimal.

“Saya selalu memantau perkembangan penanggulangan COVID-19 ini. Saya lihat masih kurangnya masker, rapid test dan Alat Pelindung Diri bagi petugas kesehatan. Jika barang itu belum juga sampai ke rumah sakit-rumah sakit rujukan tentu kita sulit menanggulangi kondisi ini,” ujar Lisda kepada wartawan,  Sabtu (4/4/2020). 

Selain itu, sambung Lisda, masih kurangnya rumah sakit rujukan untuk korban COVID-19, khususnya bagi daerah-daerah yang menjadi zona merah. Sehingga penanganan dan perawatan bagi pasien mulai dari status ODP, PDP hingga yang terinfeksi menjadi sangat lamban.

“Kita minta pemerintah untuk berkonsentrasi penuh mengatasi masalah ini dengan penanganan yang cepat dan maksimal. Karena saya lihat penularan terus terjadi dan yang terinfeksi terus meningkat,” jelas anggota komisi VIII DPR ini.

Mantan pramugari itu mengaku risau melihat perkembangan kasus COVID-19 beberapa hari terakhir karena belum juga tampak titik terang. Dia khawatir apabila pemerintah tidak bergerak cepat, maka kondisi Indonesia akan sama dengan terjadi di negara-negara Eropa yang saat ini kewalahan menghadapi pandemi COVID-19.

“Jangan sampai kita seperti Italia karena lalai dan tidak mengantipasi dengan cepat penularan dan penanganan virus ini. Insha Allah kita bisa keluar dari situasi sulit ini,” pungkas Lisda Hendrajoni yang juga ketua PKK Kabupaten Pesisir Selatan ini.    




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID